Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tekan Angka DBD, Kader Jumantik Perkuat Gerakan Preventif di Lingkungan Pemukiman
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Masyarakat Kembali Diingatkan Ancaman Chikungunya di Masa Peralihan Musim

Kamis, 05 Juni 2025 | 12:03 WIB
  • author Aries Dannu
Waspada! Masyarakat Kembali Diingatkan Ancaman Chikungunya di Masa Peralihan Musim
Ciri-ciri rumah yang kerap menjadi sarang nyamuk (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

TANGERANG, iNewstangsel.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit chikungunya, meskipun hingga saat ini belum terjadi peningkatan kasus yang signifikan di wilayah Kota Tangerang.

 

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan dini, mengingat cuaca yang cenderung tidak menentu serta meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor pembawa virus chikungunya.

 

“Tak ada peningkatan kasus signifikan. Namun, antisipasi dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama memasuki masa peralihan ke musim kemarau,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni.

 

Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan nyamuk yang juga menyebarkan demam berdarah. "Gejalanya antara lain demam tinggi mendadak, nyeri sendi hebat, ruam kulit dan kelelahan," katanya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk menjalankan program 3M Plus secara rutin, yaitu; menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air.

 

Selain itu, tindakan pencegahan tambahan seperti menabur larvasida dan menggunakan kelambu atau obat anti-nyamuk juga bisa mencegah.

 

Kata dr. Dini, petugas puskesmas di seluruh kecamatan juga telah diarahkan untuk aktif memantau kondisi lingkungan dan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit berbasis lingkungan ini.

 

“Kami mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala mencurigakan,” imbau dr. Dini.

 

Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kota Tangerang tetap bebas dari wabah chikungunya dan penyakit menular lainnya.

Editor: Aris

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut