Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kasus Narkoba Onadio Leonardo, Polisi: Ditangkap di Kediamannya di Tangsel! 
Advertisement . Scroll to see content

Hotman Paris Beri Sinyal Bahaya ke Pendukung Nikita Mirzani: Jangan Sampai Merugikan Proses Hukum!

Senin, 11 Agustus 2025 | 05:33 WIB
  • author Aries Dannu
Hotman Paris Beri Sinyal Bahaya ke Pendukung Nikita Mirzani: Jangan Sampai Merugikan Proses Hukum!
Hotman Paris Hutapea. (iNews.id)

JAKARTA, iNewsTangsel - Pengacara Hotman Paris Hutapea melayangkan peringatan keras kepada pendukung Nikita Mirzani yang sedang viral di media sosial. Melalui video di Instagram dan TikTok, pengacara kondang itu meminta massa tidak salah fokus dalam memberikan dukungan.  

"Ini bukan sekadar kasus pencemaran nama baik, tapi ada unsur pemerasan. Fokuslah ke pasal yang didakwakan, jangan malah ributkan hal lain," tegas Hotman dalam yang viral di media sosial, dilansir Minggu (10/8/2025).  

Peringatan ini muncul menyusul gelombang dukungan berlebihan untuk Nikita di platform digital. Hotman khawatir euforia tersebut justru kontraproduktif dan bisa memengaruhi jalannya persidangan.  

"Persidangan adalah ranah hukum murni yang sepenuhnya ada di tangan hakim. Jangan sampai dukungan kalian malah melanggar hukum," tegasnya.  

Hotman secara khusus mengkritik fanatisme buta yang bisa merugikan Nikita. "Tingkah laku tidak baik di persidangan justru akan memperburuk posisi tersangka," tambahnya.  

Mantan pengacara Nikita ini membedah inti perkara, yakni aliran dana Rp4 miliar dari dr Reza Gladys. "Hakim akan menilai apakah ini transaksi endorse atau ada unsur pemaksaan," paparnya.  

Sementara itu, sidang kasus Nikita masih berlanjut dengan publik menanti putusan. Hotman pun mengingatkan kembali agar hati-hati dalam beropini di media sosial. 

"Opini di medsos tidak mempengaruhi hakim, malah bisa berbalik merugikan jika tidak bijak disikapi," tandasnya. 

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut