get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Mahasiswa Unpar Pelajari Cara Kelola Keuangan di Era Digital

Desain Konseptual Mahasiswa Jadi Penanda Arah Baru Arsitektur Indonesia

Sabtu, 29 November 2025 | 12:56 WIB
header img
Para pengajar dari berbagai kampus menyebut pencapaian ini menunjukkan bahwa kurikulum desain yang diterapkan di perguruan tinggi mulai menghasilkan talenta dengan pemahaman teknis dan konseptual yang kuat. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan arsitektur dan desain interior kembali mendapat sorotan setelah karya pelajar dan mahasiswa mendominasi perolehan penghargaan pada DAIKIN Designer Awards 2025. Ajang tersebut dinilai menjadi salah satu ruang belajar nonformal yang efektif bagi generasi muda untuk menguji kemampuan mereka dalam konteks kompetisi profesional.

Para pengajar dari berbagai kampus menyebut pencapaian ini menunjukkan bahwa kurikulum desain yang diterapkan di perguruan tinggi mulai menghasilkan talenta dengan pemahaman teknis dan konseptual yang kuat. Dewan juri arsitektur, Cosmas Gozali, menilai peserta dari kategori pelajar dan mahasiswa menampilkan kualitas riset serta pendekatan pendidikan yang matang. “Kami melihat hasil pembelajaran yang nyata. Gagasan mereka terstruktur, argumentatif, dan mencerminkan lingkungan akademik yang mendukung eksplorasi,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Karya “V House” dan “Umah Nataran”, yang menempati posisi teratas di kategori mahasiswa, disebut sebagai contoh keberhasilan integrasi antara teori yang dipelajari di kampus dengan kreativitas individual. Juri desain interior, Alex Bayusaputro, menilai capaian tersebut mencerminkan peningkatan standar kompetensi mahasiswa desain di Indonesia.“Keduanya tidak hanya mengandalkan visual, tetapi juga mampu mempresentasikan dasar akademik yang kuat. Ini menunjukkan proses pendidikan yang berjalan dengan baik,” katanya.

Selain memperebutkan penghargaan, ajang ini juga menjadi ruang edukasi bagi peserta. Para juri memberikan sesi evaluasi terbuka yang memungkinkan pelajar dan mahasiswa memahami standar profesional industri desain. Juri tamu, Daniel Mananta, menyebut model pembelajaran semacam ini penting untuk memperkuat kesiapan lulusan ketika masuk ke dunia kerja. “Pertemuan langsung dengan praktisi membuka perspektif baru bagi mereka. Ini pembelajaran yang tidak selalu didapatkan di bangku kuliah,” ujarnya.

Penyelenggara menegaskan bahwa kompetisi ini akan terus dirancang sebagai platform pengembangan talenta muda, sekaligus mendorong institusi pendidikan untuk mengadaptasi perkembangan tren desain global. Ajang ini juga diharapkan melahirkan lebih banyak inovator muda yang siap berkontribusi pada perkembangan arsitektur dan desain interior nasional.

Sebanyak 21 penghargaan diberikan untuk tujuh kategori, dipilih dari sekitar 1.700 peserta yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Panitia mencatat jumlah pendaftar tahun ini kembali meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, Shinji Miyata, menyebut antusiasme tersebut sebagai indikator berkembangnya kesadaran akan pentingnya desain ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memperhatikan kualitas udara. “Setiap tahun kami melihat inspirasi baru dari para peserta. Kenaikan jumlah pendaftar menunjukkan semakin luasnya perhatian terhadap kualitas ruang hidup, baik hunian maupun komersial,” ujar Miyata.

 

 

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut