get app
inews
Aa Text
Read Next : Metode Pengambilan Sampel Mandiri Jadi Langkah Baru Deteksi Dini Kanker Serviks di Indonesia

‎Dokter Ingatkan, Pentingnya Deteksi Dini Cegah Penyakit Kronis ‎

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:33 WIB
header img
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. M. Yamin menegaskan, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. (Foto: Elva)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penyakit jantung, gangguan kesehatan reproduksi perempuan, kelainan sistem gerak, hingga infertilitas masih menjadi persoalan kesehatan yang banyak dihadapi masyarakat Indonesia. Sejumlah dokter dari Brawijaya Hospital mengingatkan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah komplikasi serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

‎Salah satu layanan yang menjadi sorotan adalah BraveHeart Center, pusat layanan jantung yang hadir untuk menjawab tingginya angka penyakit kardiovaskular di Indonesia. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. M. Yamin mengatakan, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Meningkatnya kasus penyakit jantung pada usia produktif dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, seperti merokok, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan stres.

‎"Faktor-faktor risiko tersebut dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin," ujarnya, saat Patner Gathering sambil memperkenalkan 4 layanan yang digaungkan, Kamis, (11/6/2026).

‎Selain layanan jantung, ada Orthopedic Center untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan sistem gerak yang semakin berkembang. Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, dr. Nicko Perdana Hardiansyah menjelaskan, gangguan pada sistem muskuloskeletal juga menjadi masalah kesehatan yang cukup banyak ditemukan.

‎"Kondisi ini mencakup cedera olahraga, patah tulang, gangguan sendi, hingga kelainan tulang belakang yang dapat mengurangi kemampuan seseorang dalam beraktivitas," ucapnya.

‎Menurut dr. Nicko, perkembangan teknologi medis memungkinkan diagnosis yang lebih akurat dan penanganan yang lebih efektif. Sejumlah prosedur minimal invasif kini dapat membantu mempercepat pemulihan pasien dan mengurangi nyeri pascatindakan.

‎"Dengan layanan ini kami berharap dapat membantu masyarakat Indonesia tetap aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui kesehatan sistem gerak yang optimal," tegasnya.

‎Layanan lainnya, Jakarta Gynecology Center (JGC). Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Firman Santoso menerangkan, layanan ini dilengkapi dengan screening dan deteksi dini, konsultasi ginekologi, tindakan ginekologi, hingga prosedur minimal invasif seperti laparoskopi dan histeroskopi.

‎"Kesehatan reproduksi perempuan juga memerlukan perhatian khusus. Karena banyak gangguan ginekologi tidak menunjukkan gejala pada tahap awal sehingga sering terlambat terdeteksi," ujarnya. 

Untuk itu, pentingnya dilakukan pemeriksaan rutin agar menemukan kelainan sejak dini termasuk berbagai penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi perempuan.

‎"Apalagi, deteksi dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan terapi dan mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat," katanya.

‎dr. Firman menegaskan, masalah infertilitas juga masih menjadi tantangan bagi pasangan usia subur. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari pihak perempuan maupun laki-laki. Pemeriksaan kesuburan yang komprehensif diperlukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan metode penanganan yang tepat.

‎"Kemajuan teknologi reproduksi berbantu saat ini telah membuka peluang lebih besar bagi pasangan yang mengalami kesulitan memperoleh keturunan. Namun, keberhasilan program kehamilan tetap dipengaruhi usia, kondisi kesehatan, dan faktor medis lainnya," imbuh dr. Firman.

‎Layanan lainnya, Benih IVF Center yang menghadirkan berbagai teknologi reproduksi modern, seperti Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Time-Lapse Incubator, Laser Assisted Hatching, dan Microfluidic Technology untuk seleksi sperma.

‎Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, ‎dr. M. Haekal mengungkapkan, selain program bayi tabung (IVF), layanan ini menyediakan berbagai layanan penunjang seperti Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), Endometrial Receptivity Test, Embryo Glue, cryopreservation embrio dan sperma, hingga tindakan fertilitas pria seperti TESA, PESA, dan MESA.

‎"Setiap pasangan terlebih dahulu menjalani fertility screening dan evaluasi kesuburan yang komprehensif untuk menentukan program yang paling sesuai, mulai dari program hamil alami, inseminasi, hingga IVF," ujar dr. Firman.

‎Dalam menangani infertilitas pria, lanjutnya, termasuk kasus kompleks seperti azoospermia, layanan yang didukung dokter spesialis andrologi berpengalaman dan teknologi reproduksi yang lengkap. Tingkat keberhasilan program IVF di pusat ini berada pada kisaran 40 hingga 50 persen.

‎"Keberhasilannya sejajar dengan pusat fertilitas berkualitas lainnya, meskipun keberhasilan tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor medis dan kondisi masing-masing pasien," tutup dr. Haekal.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut