get app
inews
Aa Text
Read Next : Usai Lawatan Prabowo ke Inggris, Kampus Top Inggris Jajaki Buka Program di Indonesia

Ribuan Mahasiswa di Depok Berebut Laptop untuk Bertahan di Dunia Akademik

Selasa, 09 Desember 2025 | 17:59 WIB
header img
Kalangan kampus menilai pentingnya akses perangkat yang layak untuk memastikan proses pembelajaran tidak terhambat, terutama bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi beragam. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kebutuhan perangkat laptop di kalangan mahasiswa Depok terus meningkat seiring tingginya aktivitas akademik yang menuntut penggunaan teknologi. Di sejumlah kawasan pendidikan seperti Kelapa Dua, Kukusan, dan Margonda, mahasiswa dari berbagai kampus besar terlihat aktif mencari laptop yang sesuai kebutuhan kuliah mereka, baik perangkat baru maupun bersertifikasi.

Sebagai salah satu pusat pendidikan terbesar di Indonesia, Depok menjadi rumah bagi ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia, Gunadarma, Polimedia, hingga Universitas Pancasila. Hampir seluruh mata kuliah kini mengandalkan sistem pembelajaran digital, mulai dari pengumpulan tugas, kelas daring, hingga kebutuhan menjalankan aplikasi berbasis desain atau pemrograman.

Di lapangan, tidak sedikit mahasiswa mengaku kesulitan mendapatkan laptop dengan spesifikasi yang cocok dan harga yang masih terjangkau. Permintaan perangkat meningkat terutama menjelang masa ujian atau penyusunan tugas akhir.

Salah satu mahasiswa Universitas Indonesia, Farhan Rizqi, mengatakan bahwa banyak temannya terpaksa berburu laptop hingga larut malam. “Tugas kuliah semakin kompleks. Kalau laptop bermasalah, bisa langsung menghambat semua pekerjaan. Karena itu, banyak mahasiswa rela keliling Depok untuk mencari perangkat yang layak,” tuturnya, Selasa (9/12/2025).

Lonjakan kebutuhan itu membuat ritel laptop bersertifikasi atau certified pre-owned (CPO) mulai dilirik mahasiswa yang ingin mencari perangkat berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Perangkat jenis ini dinilai bisa menjadi alternatif bagi mahasiswa yang terbatas anggaran namun tetap membutuhkan laptop yang memadai.

Perwakilan Planet Laptop, Tengku Reza, menilai tingginya kebutuhan mahasiswa Depok bukan sekadar tren musiman. “Kebutuhan laptop mahasiswa di Depok sangat stabil dan cenderung naik. Mereka membutuhkan perangkat yang bisa diandalkan tanpa harus membeli yang benar-benar baru,” kata Reza.

Dengan terus meningkatnya digitalisasi dalam kegiatan belajar, kebutuhan laptop diperkirakan tetap tinggi. Kalangan kampus menilai pentingnya akses perangkat yang layak untuk memastikan proses pembelajaran tidak terhambat, terutama bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi beragam.

Sedangkan Founder & CEO Planet Laptop, Basytyan K. Pratama, mengatakan konsep ini diharapkan dapat memperluas pilihan perangkat bagi masyarakat tanpa harus terbebani harga perangkat baru. “Laptop sudah menjadi kebutuhan dasar dalam belajar dan bekerja. Model sertifikasi ini memungkinkan perangkat layak digunakan kembali dengan kualitas yang tetap terkontrol,” jelasnya.

Pantauan di sejumlah pusat ritel teknologi menunjukkan bahwa mahasiswa kini lebih selektif, mempertimbangkan faktor durabilitas, dukungan layanan purna jual, serta kesesuaian spesifikasi dengan jurusan masing-masing. Sebagai informasi kebutuhan perangkat teknologi bagi mahasiswa dan pekerja kreatif di Depok mendapat tambahan dukungan dengan dibukanya gerai ritel laptop bersertifikasi pertama di kota tersebut.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut