Bursa Kerja SMK Serap 6.206 Lulusan Langsung Kerja, Pemkot Tangerang Klaim Pengangguran Berkurang
KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Pemkot Tangerang memperluas kerja sama dengan perusahaan melalui Program Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK untuk memastikan lulusan langsung terserap kerja. Saat ini, sudah terbentuk 116 BKK yang aktif menyal urkan tenaga kerja kompeten ke berbagai sektor industri.
Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menyatakan program ini berkontribusi besar menekan angka pengangguran terbuka.
"Program BKK telah berkontribusi besar dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tangerang. Maka itu kerja sama dengan perusahaan, kita perluas agar semakin banyak," ujarnya, di Kota Tangerang, Selasa (6/1/2026).
Pada 2025, sebanyak 6.206 lulusan SMK dari BKK berhasil ditempatkan dan langsung bekerja di perusahaan mitra. Pemkot mendorong peningkatan mutu pelatihan agar SDM siap pakai sesuai kebutuhan industri terkini.
Ujang menambahkan bahwa perusahaan bisa langsung merekrut tenaga kerja terlatih dari BKK. Ia menyatakan, "Kami terus mendorong BKK ke depannya dapat mencetak lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing yang mumpuni di dunia industri."
Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya keterhubungan pendidikan vokasi dengan dunia kerja. Ia mengatakan keterhubungan ini fokus utama untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan relevan pasar kerja domestik maupun internasional.
Andra Soni berharap upaya ini bermanfaat bagi generasi muda Banten. Beliau menyatakan, "Semoga upaya yang kita lakukan memberikan manfaat, khususnya untuk anak-anak didik di Banten."
Kepala Disdikbud Provinsi Banten Jamaluddin menyatakan program BKK akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Banten. Jamaluddin mengatakan, "Mereka akan mempunyai peluang lebih besar untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah. Tidak ada lagi anak-anak lulusan sekolah yang menganggur."
Editor : Aris