get app
inews
Aa Text
Read Next : Di Tengah Krisis Sampah, Pemkot Tangsel Kasih Diskon PBB-P2 hingga 10%

Krisis Sampah Kota Tangsel! 200 Ton per Hari Dibuang ke Cileungsi

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:17 WIB
header img
Pemerintah Kota Tangerang Selatan meminta warga bersabar atas krisis sampah yang melanda berbagai wilayah di Tangsel akibat penataan bertahap di TPA Cipeucang. (Foto: ist)

TANGSEL, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mengirim sekitar 200 ton sampah setiap hari ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kebijakan ini diterapkan selama 14 hari ke depan sebagai solusi darurat atas penghentian sementara pengiriman ke TPAS Cilowong di Serang.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan sampah di pemukiman dan ruang publik. Ia menegaskan bahwa penghentian akses ke Cilowong bersifat sementara saja.

“Sebanyak 200 ton sampah per hari akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari ke depan. Ke Cileungsi ini diambil untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah di titik-titik pemukiman maupun ruang publik di Tangsel,” ujar Benyamin Davnie, Rabu (7/1/2026). 

Benyamin juga menjamin bahwa Pemkot Tangsel terus bekerja keras dan tidak menyerah dalam menangani masalah ini. Tanggung jawab pengelolaan sampah tetap menjadi beban pemerintah, bukan masyarakat.

“Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemkot Tangsel tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah. Penghentian pengiriman ke Cilowong ini bersifat sementara,” jelas Benyamin.

Situasi ini dijadikan momentum oleh Benyamin untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan. Tujuannya adalah mencapai kemandirian Tangsel dalam menangani limbah sendiri di masa depan.

“Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, agar ke depan Tangsel memiliki kemandirian dalam pengelolaan limbah,” ungkap Benyamin.

Pemkot Tangsel sedang menyusun strategi jangka pendek dan panjang untuk mengurangi ketergantungan pada daerah lain. Upaya ini diharapkan mencegah krisis serupa terulang dan meningkatkan kebersihan kota.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut