Teknologi Robotik Da Vinci XI, Tindakan Bedah Minimal Invasif
“Pemanfaatan bedah robotik dapat memberikan manfaat klinis bagi pasien, seperti ukuran sayatan yang lebih kecil, nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta waktu pemulihan dan rawat inap yang relatif lebih singkat dibandingkan metode konvensional,” ujar drg. Rina.
Sementara itu, Hospital Director Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, menambahkan, dukungan teknologi medis dan kerja sama antarspesialis memungkinkan penanganan pasien yang lebih komprehensif dan terkoordinasi. Apalagi, teknologi robotik ini sepenuhnya dikendalikan oleh dokter spesialis, bukan bekerja secara otomatis.
“Sistem ini membantu meningkatkan ketelitian saat pembedahan, terutama pada area yang sulit dijangkau dengan metode konvensional,” imbuhnya.
Dia memaparkan, beberapa prosedur yang dinilai cocok menggunakan bedah robotik antara lain pengangkatan kanker prostat (radikal prostatektomi), pengangkatan sebagian tumor ginjal (partial nephrectomy), serta operasi rekonstruksi saluran kemih yang membutuhkan ketelitian tinggi.
“Pemanfaatan teknologi bedah robotik menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia. Dengan adopsi inovasi medis yang semakin luas, pasien diharapkan dapat memperoleh penanganan penyakit kompleks secara lebih efektif tanpa harus mencari layanan ke luar negeri,” ucap dr. Sheirly.
Editor : Elva Setyaningrum