get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Ditetapkan Status Tanggap Darurat

Tiga Pekan Terendam Banjir, 4.352 KK Masih di Pengungsian

Senin, 02 Februari 2026 | 18:41 WIB
header img
Sejumlah warga korban banjir mengungsi di posko yang disediakan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten. Foto Ist

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang belum sepenuhnya surut meski telah berlangsung hampir tiga pekan. Sebanyak 4.352 kepala keluarga (KK) masih mengungsi di tenda darurat, masjid, serta rumah kerabat yang lebih aman. Genangan air masih bertahan di 17 desa dan kelurahan dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan banjir sempat merendam 27 kecamatan. Namun, seiring berkurangnya curah hujan, sebagian besar wilayah telah surut dan kini tersisa empat kecamatan yang masih terdampak, yakni Mekar Baru, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler.

“Air perlahan mulai menyusut. Dari 27 kecamatan yang terdampak banjir, saat ini tinggal 4 kecamatan saja yang masih terendam,” kata Taufik, Senin (2/2/2026). 

Dia menjelaskan, di Kecamatan Kresek, banjir masih merendam Desa Pasir Ampo, Koper, dan Patrasana. Sementara di Kecamatan Gunung Kaler, genangan terjadi di Desa Kedung, Gunung Kaler, Kandawati, Carenang, Talok, dan Kelor.

“Adapun di Kecamatan Kronjo, banjir melanda Desa Muncang, Pasilian, Cirumpak, Pagedangan Ilir, dan Pagedangan Udik. Di Kecamatan Mekar Baru, banjir masih terjadi di Desa Jenggot, Mailiwis, dan Kedaung,” terangnya. 

Menurut Taufik, banjir terutama disebabkan tingginya curah hujan disertai meluapnya Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri. Namun,, pihaknya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

“Logistik masih aman dan terus kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,  Dapur umum juga didirikan di sejumlah kecamatan, di antaranya Jayanti, Kosambi, Kresek, dan Pasar Kemis.,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Sugih Suryagalih, menambahkan, sepanjang Januari 2026 pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik kepada sekitar 13.000 KK terdampak banjir di berbagai wilayah.

“Bantuan yang disalurkan, berupa kebutuhan pangan seperti beras, sarden, biskuit, mie instan, serta minyak goreng. Selain itu, kami juga menyediakan perlengkapan pengungsian berupa tenda, kasur lipat, selimut, terpal, hingga kebutuhan khusus bagi bayi dan lansia,” ungkapan. 

Secara terpisah, Wawan, warga Kecamatan Gunung Kaler menerangkan, banjir kali ini merupakan yang terlama meski ketinggian air tidak terlalu tinggi.

“Biasanya banjir hanya satu minggu, sekarang sudah hampir tiga minggu belum surut juga. Kami berharap ada langkah nyata untuk mencegah banjir tidak terus terjadi setiap tahunnya,” kata Wawan. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut