get app
inews
Aa Text
Read Next : Investor Indonesia Mulai Beralih ke Strategi DCA untuk Hadapi Volatilitas Kripto

Likuidasi Miliaran Dolar Guncang Pasar Kripto Awal 2026

Senin, 16 Februari 2026 | 11:52 WIB
header img
Pasar kripto mengalami tekanan setelah Bitcoin (BTC) turun hampir 50% dari rekor tertinggi sekitar USD 126.210 pada Oktober 2025 menjadi kisaran USD 68.000 per 16 Februari 2026. Foto ilustrasi

Data Coinglass menunjukkan ketika BTC sempat turun ke sekitar USD 60.000 pada 6 Februari 2026, pasar kripto mengalami likuidasi sekitar USD 4,85 miliar. Kondisi tersebut mendorong indeks fear & greed turun ke level 6, salah satu titik terendah pada awal tahun ini.

Iskandar menambahkan, derivatif memberi fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi long maupun short di berbagai kondisi pasar, namun tetap berisiko tinggi. “Derivatif termasuk instrumen high risk high return. Karena itu, selain memanfaatkan fitur manajemen risiko, trader perlu memahami kondisi pasar dan meningkatkan literasi melalui sumber edukasi yang tersedia,” katanya.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, pelaku industri menilai penguatan manajemen risiko dan edukasi pengguna menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas aktivitas perdagangan kripto domestik.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut