get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Ramadhan 2026 Komdigi Tindaklanjuti Arahan Prabowo dengan Gerakan Bersih Nasional

Ramadhan 2026, Benarkah Witir Menjadi Penghalang Muslim Ingin Shalat Malam Lagi?

Senin, 23 Februari 2026 | 12:02 WIB
header img
Shalat merupakan do’a sekaligus media terbaik untuk memohon pertolongan kepada Allah Ta’ala. (Foto: Ist)

PAMULANG, iNewsTangsel.id - Dalam sebuah pembicaraan seorang bertanya kepada Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله

Adapun pertanyaan itu yakni: Saya sudah witir di awal malam, tapi terbangun lagi di akhir malam. Bolehkah saya shalat sunnah lagi tanpa mengulang witir?

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله menjawab:
“Ya, perbuatanmu itu sudah benar. Apabila seseorang telah mengerjakan shalat witir di awal malam, kemudian setelah itu Allah mudahkan ia untuk bangun di akhir malam, maka ia solat dua rakaat dua rakaat sebanyak yang Allah mudahkan baginya.

Witirnya yang pertama (di awal malam) sudah mencukupi dan dimakruhkan mengulangi witir yang kedua kali, berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW):

لا وتران في ليلة

“Tidak ada dua witir dalam satu malam.”

Dan Nabi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkadang melakukan shalat dua rakaat setelah witir, untuk mengajarkan kepada manusia bahawa yang seperti itu tidak mengapa.

Akan tetapi yang utama adalah menunda solat witir di akhir malam, jika hal itu memungkinkan.

Hendaknya ia mengerjakan solat witir di akhir malam jika memungkinkan berdasarkan sabda baginda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam

اجعلوا آخر صلاتكم في الليل وتراً

“Jadikanlah shalat witir sebagai penutup solatmu di waktu malam.”

Apabila yang seperti ini memang memungkinkan, lebih utama. Jika tidak, maka lakukanlah yang diyakini dan berwitirlah di awal malam. Bila setelah itu engkau dapat bangun di akhir malam, kamu boleh solat dua rakaat dua rakaat tanpa (menutupnya dengan) witir. 

Dengan memahami aturan ini, diharapkan keraguan masyarakat dalam beribadah malam dapat teratasi. Momentum Ramadhan 2026 ini hendaknya menjadi sarana bagi kita untuk semakin menambah kuantitas dan kualitas ibadah.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut