get app
inews
Aa Text
Read Next : Di Tengah Isu Pencemaran Cisadane, Perumdam TKR Pastikan Air Aman untuk Warga

Sampel Air di Bagian Hilir Sungai Cisadane Aman, Warga Masih Diminta Waspada

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:46 WIB
header img
DLH Kabupaten Tangerang mengambil sampel air Sungai Cisadane yang diduga tercemar residu bahan kimia untuk uji laboratorium. (Foto: Ist)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Hasil uji laboratorium sampel air di bagian hilir Sungai Cisadane, Kabupaten Tangerang menunjukkan sejumlah parameter kualitas air masih berada dalam batas aman. Artinya, kualitas air berada di bawah baku mutu atau belum melampaui ambang batas maksimum yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang, Ari Margo, mengatakan pengambilan sampel dilakukan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait dugaan pencemaran aliran sungai setelah insiden kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

“Residu bahan kimia dari lokasi kebakaran diduga sempat mengalir ke daerah aliran sungai dan melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang,” ujarnya, Kamis (26/2/2026). 

Dia menjelaskan, hasil sementara pengujian laboratorium menunjukkan beberapa parameter utama masih berada di bawah ambang batas yang diperbolehkan. Meski demikian, tidak semua parameter uji telah keluar hasilnya. 

“Beberapa indikator kimia masih dalam proses analisis. Jadi, masih ada sejumlah parameter uji yang hasilnya belum keluar. Sehingga pemantauan tetap dilakukan secara berkala,” katanya. 

Dia menegaskan, koordinasi juga terus dilakukan dengan DLH Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang guna melakukan pembandingan data hasil laboratorium. Sehingga dapat memastikan kualitas air tetap terjaga di seluruh aliran sungai. 

“Langkah ini dinilai penting untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi perairan,” ungkapnya. 

Dia mengimbau, di tengah proses tersebut, warga yang bermukim di sekitar aliran sungai diminta tetap berhati-hati dalam memanfaatkan air sungai, terutama terkait konsumsi hasil perikanan atau bahan pangan dari sekitar bantaran sungai. 

“Karena hingga kini belum ada rekomendasi resmi dari dinas kesehatan maupun kementerian terkait keamanan konsumsi. Selain itu, pemantauan lanjutan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta mencegah potensi dampak lanjutan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem di sekitar aliran sungai,” tutup Ari. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut