get app
inews
Aa Text
Read Next : Oling Dorong Layanan Jemput Bola di Tengah Ledakan Akses Digital

Ancaman DDoS Meningkat, Industri Perkuat Sistem Pertahanan Siber Nasional

Rabu, 18 Maret 2026 | 19:42 WIB
header img
Ancaman siber di Indonesia kian mengkhawatirkan, dengan serangan ransomware, malware, dan pelanggaran data yang terus meningkat. Foto dok iNews

JAKARTA, iNewsTangsel.id -Penguatan pertahanan siber menjadi kunci di tengah meningkatnya ancaman digital yang berpotensi mengganggu layanan publik dan aktivitas ekonomi. Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang mampu melumpuhkan jaringan dalam waktu singkat mendorong pelaku industri mempercepat adopsi sistem perlindungan berlapis.

Di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur digital yang aman semakin mendesak seiring pesatnya transformasi digital di sektor pemerintahan, keuangan, hingga bisnis berbasis teknologi. Tanpa sistem mitigasi yang memadai, gangguan siber berisiko menimbulkan kerugian operasional serta menurunkan kepercayaan pengguna terhadap layanan digital.

Merespons kondisi tersebut, PT Link Net Tbk melalui Linknet Enterprise menjalin kerja sama strategis dengan Nexusguard untuk memperkuat perlindungan terhadap serangan DDoS melalui integrasi teknologi ke dalam jaringan inti perusahaan.

Integrasi ini memungkinkan deteksi dan mitigasi serangan dilakukan secara otomatis dan real-time dengan dukungan pemantauan selama 24 jam. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas jaringan, khususnya bagi pelanggan korporasi yang bergantung pada konektivitas tanpa gangguan.

CEO Nexusguard, Andy Ng, mengatakan kolaborasi ini menggabungkan kapasitas jaringan domestik dengan infrastruktur global guna meningkatkan ketahanan sistem terhadap serangan berskala besar. “Kami melihat kebutuhan perlindungan yang semakin kompleks di sektor enterprise, sehingga pendekatan terintegrasi menjadi penting,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Sementara itu, Chief Enterprise Business Officer Linknet, Ronald Chandra Lesmana, menilai kerja sama ini sebagai bagian dari penguatan layanan keamanan terkelola. “Ini memberikan kepastian operasional bagi pelanggan dalam menjaga keberlangsungan layanan digital,” kata dia.

Secara teknis, sistem yang diterapkan mencakup penyaringan trafik serta perlindungan pada jaringan dan aplikasi. Infrastruktur lokal di Jakarta dikombinasikan dengan jaringan global disebut mampu meningkatkan efektivitas mitigasi sekaligus menjaga efisiensi latensi.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa keamanan siber tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem digital nasional.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut