get app
inews
Aa Text
Read Next : Wali Kota Tangsel Bakal Periksa Pergudangan Taman Tekno Imbas Racun Kimia Cemari Sungai Cisadane

Sungai Cisadane Beracun! DPR Semprot Pemkot Tangsel Soal Tata Ruang Amburadul Ancam Nyawa Warga!

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:12 WIB
header img
Sungai Cisaane tercemar kimia dari gudang pabrik kimia yang terbakar. (Foto: ist)

SERPONG, iNewsTangsel.id - Insiden kebakaran hebat gudang bahan kimia di Pergudangan Taman Tekno, Setu, kini berbuntut panjang setelah limbahnya terbukti mencemari aliran Sungai Cisadane. Peristiwa mencekam ini memicu reaksi keras dari Senayan yang menuntut pertanggungjawaban serta evaluasi mendalam dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mendesak Pemerintah Kota Tangsel untuk segera melakukan evaluasi total terhadap karut-marut tata ruang kawasan industri. Lokasi gudang yang sangat dekat dengan pemukiman warga dinilai sebagai bukti nyata bahwa pengaturan tata wilayah di Tangsel masih sangat amburadul dan berisiko tinggi.

Evita menyoroti bahwa tumpahan zat kimia dari gudang tersebut tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. “Pencemaran itu kan terjadi di Sungai Cisadane, lokasi gudang ini dekat pemukiman loh, berarti kan di sini tata ruang itu belum diatur dengan baik,” tegasnya, Kamis (5/3/2026).

Politisi senior ini menjelaskan bahwa dampak dari kecelakaan industri tersebut sangat luas, mulai dari masalah kesehatan hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal. Sektor UMKM dan pariwisata yang berada di sekitar kawasan terdampak kini terancam merugi akibat buruknya manajemen risiko di kawasan industri tersebut.

Dalam pertemuan reses tersebut, Evita memberikan masukan langsung kepada Wakil Wali Kota Tangsel agar segera memisahkan zonasi kawasan industri dengan area publik secara tegas. Menurutnya, penggabungan antara kawasan industri berat dengan sentra pariwisata adalah kesalahan fatal yang dapat memicu dampak domino saat terjadi bencana.

“Tadi saya memberi masukan kepada Pak Wakil Wali Kota, gimana nih kawasan industri dan pariwisata itu kan enggak bisa digabung jadi satu,” tambahnya. 

Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap warga dan keberlangsungan ekonomi kecil harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan ekspansi industri semata.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menata ulang kawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Penataan kawasan yang lebih aman dan terpisah secara fungsi diharapkan dapat memberikan rasa tenang serta perlindungan bagi masyarakat Tangerang Selatan secara permanen.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut