get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapur MBG Berdiri di Masjid Agung Serang, Dampak Ekonomi Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun Setahun

Bogor Jalankan Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan 8 SPS dan Sekolah

Minggu, 12 April 2026 | 18:49 WIB
header img
Pihak sekolah yang terlibat juga menilai program ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi siswa. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor mulai berjalan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Yayasan Future Farmers Indonesia dan Yayasan Pembina Haji Bogor (YPHB). Kerja sama ini menyasar peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA di wilayah Cibuluh.

Penandatanganan yang berlangsung pada 9 April 2026 itu turut melibatkan delapan Satuan PAUD Sejenis (SPS) dan disaksikan perwakilan Dinas Pendidikan setempat. Program akan dijalankan melalui dapur SPPG Cibuluh #013 sebagai pusat distribusi makanan bagi siswa.

Perwakilan Yayasan Future Farmers Indonesia, Baskoro Soenardhi, mengatakan pelaksanaan program tidak hanya berfokus pada pembagian makanan, tetapi juga pengawasan kualitas gizi dan ketepatan distribusi. “Kami memastikan standar gizi, transparansi, serta jadwal distribusi berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Sementara itu, Direktur Operasional PT Pangan Indonesia Sehat, Yustinus Elias Mau, menyebut dapur SPPG Cibuluh #013 diproyeksikan menjadi model layanan penyediaan makanan bergizi di tingkat kota. “Dapur ini diharapkan bisa melayani kebutuhan siswa sekaligus menjadi contoh untuk pengembangan di wilayah lain,” katanya.

Pihak sekolah yang terlibat juga menilai program ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi siswa. Kepala Sekolah SMA YPHB, Joko Pitoyo, menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas belajar. “Asupan gizi yang baik diharapkan berdampak pada kesehatan dan konsentrasi siswa di sekolah,” ujarnya.

Program MBG merupakan bagian dari kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak usia dini. Pemerintah menargetkan program ini dapat berjalan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak di daerah.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut