Dorong Penerbangan Turis Indonesia, 5 Rute Baru ke China Resmi Dibuka
JAKARTA, iNewsTangsel - Maskapai internasional Vietjet secara resmi memperluas ekspansi jaringannya dengan membuka lima rute penerbangan baru yang menghubungkan Vietnam dan Tiongkok. Langkah strategis ini diambil guna merespons lonjakan permintaan perjalanan yang sangat tinggi di kawasan Asia-Pasifik sepanjang tahun 2026.
Pengumuman besar tersebut disampaikan langsung dalam ajang Investment Cooperation Conference yang diselenggarakan di Beijing baru-baru ini. Momentum ini juga bertepatan dengan kunjungan kenegaraan tingkat tinggi antara pemimpin Vietnam dan China untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Rute baru yang diperkenalkan meliputi koneksi dari Hanoi dan Ho Chi Minh City menuju kota-kota penting seperti Hangzhou, Enshi, hingga Huangshan. Kehadiran rute ini akan semakin memperkuat posisi Vietnam sebagai pusat penghubung regional bagi para pelancong internasional, termasuk wisatawan asal Indonesia.
Selama satu dekade terakhir, maskapai ini tercatat telah melayani puluhan ribu penerbangan yang menghubungkan puluhan kota besar di daratan Tiongkok atau China. Tercatat sudah jutaan penumpang yang memanfaatkan jaringan luas ini untuk mobilitas bisnis maupun pariwisata lintas negara di kawasan Asia.
Bersamaan dengan perluasan rute, maskapai ini juga memperkuat strategi finansial melalui kerja sama pembiayaan armada pesawat jenis COMAC C909. Kesepakatan ini melibatkan lembaga keuangan besar untuk pengadaan sepuluh unit pesawat baru melalui skema penyewaan guna meningkatkan efisiensi operasional.
Kerja sama teknologi juga dijalin dengan mitra global untuk pengembangan interior pesawat serta penguatan industri pendukung aviasi yang lebih modern. Kolaborasi tersebut mencakup transfer teknologi dan penguatan rantai pasok lokal demi memastikan standar keamanan dan kenyamanan terbang yang maksimal.
"Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan baru tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi ekosistem ekonomi kedua negara secara luas," ujar Chairwoman Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
Thao menekankan pentingnya sinergi lintas batas untuk menghadapi dinamika industri penerbangan global yang kian kompetitif dan menantang.
Atas kontribusinya dalam dunia riset dan teknologi aviasi, Nguyen Thi Phuong Thao bahkan dianugerahi gelar profesor kehormatan oleh lembaga pendidikan penerbangan ternama. Ekspansi besar-besaran ini kian mempertegas peran penting maskapai tersebut sebagai penghubung utama transportasi udara di wilayah Asia-Pasifik.
Editor : Aris