get app
inews
Aa Text
Read Next : Wagub Banten Pamerkan Kekuatan Ekonomi Daerah di IFBC 2026 ICE BSD Tangerang

UMKM Butuh Rp4.300 Triliun, Pinjaman Properti Fleksibel Jadi Alternatif

Kamis, 23 April 2026 | 08:52 WIB
header img
Memasuki kuartal II 2026, kebutuhan pendanaan dalam jumlah besar terus meningkat, terutama di sektor UMKM yang diperkirakan mencapai Rp4.300 triliun. Foto dok iNews

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Memasuki kuartal II 2026, kebutuhan pendanaan dalam jumlah besar terus meningkat, terutama di sektor UMKM yang diperkirakan mencapai Rp4.300 triliun. Di tengah tingginya kebutuhan tersebut, tantangan akses pembiayaan dan kekhawatiran terhadap beban cicilan tetap masih menjadi kendala utama pelaku usaha.

Menjawab kondisi itu, PDaja.com yang berada di bawah PT Bank Sahabat Sampoerna menghadirkan skema pinjaman berbasis properti dengan pendekatan fleksibel. Solusi ini memungkinkan nasabah memperoleh plafon besar dengan sistem pembayaran yang menyesuaikan kondisi arus kas.

Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Plafon Rekening Koran (PRK), yang memberi keleluasaan bagi nasabah untuk menarik dana sesuai kebutuhan. Berbeda dengan pinjaman konvensional, bunga hanya dikenakan pada dana yang digunakan, sehingga dinilai lebih efisien.

Lending Center Business Head Bank Sampoerna, Hubertus Satrio Yudanto, menyatakan fleksibilitas kini menjadi faktor penting dalam keputusan finansial. Menurutnya, banyak pelaku usaha menahan ekspansi karena khawatir dengan beban cicilan tetap saat pendapatan belum stabil.

Selain itu, transformasi digital juga diperkuat melalui fitur self-assessment yang memungkinkan calon nasabah mendapatkan status pre-approval dan estimasi plafon pinjaman secara cepat sebelum proses verifikasi lanjutan.

Chief ESME Business Bank Sampoerna, Rudy Mahasin, menegaskan inovasi ini merupakan bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan. Ia menyebut akses modal yang fleksibel menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus membantu pelaku usaha mengelola keuangan secara lebih terukur.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut