get app
inews
Aa Text
Read Next : UMKM Disabilitas Tumbuh Lewat Edukasi Finansial dan Dukungan Komunitas

Kota Tangerang Buka Jalur Khusus Disabilitas di SPMB 2026, Pastikan Hak Pendidikan Setara

Senin, 11 Mei 2026 | 20:02 WIB
header img
Pemkot Tangerang menyiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan SPMB 2026. [Foto: ist]

KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Dinas Pendidikan Kota Tangerang secara resmi menyiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP Negeri tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menjamin setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang adil dan inklusif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyatakan bahwa jalur ini bertujuan menghapus praktik diskriminasi terhadap calon siswa yang memiliki kebutuhan khusus. Dengan adanya kuota khusus ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kualitas pendidikan negeri yang merata di wilayah tersebut.

"Fasilitasnya sudah ada, jadi para orang tua atau wali murid nantinya bisa memanfaatkan jalur ini secara maksimal," tutur Wahyudi Iskandar pada Senin (11/5/2026). 

Wahyudi menekankan bahwa kesiapan sarana pendukung pendaftaran sudah rampung agar para pendaftar tidak mengalami kendala saat proses berlangsung.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, pendaftaran jalur disabilitas tingkat SD akan dibuka secara resmi pada tanggal 2 hingga 3 Juni 2026 mendatang. Sementara itu, untuk jenjang SMP Negeri, proses pendaftaran bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus dijadwalkan pada 19 hingga 20 Juni 2026.

Ia memastikan bahwa hingga saat ini seluruh persiapan teknis berjalan sangat lancar dan tidak ada hambatan yang berarti pada sistem pendaftaran. Pihaknya terus melakukan pemantauan agar platform digital pendaftaran tetap stabil dan mudah diakses oleh para wali murid dari rumah masing-masing.

Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa semangat kesetaraan akses harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan seleksi masuk sekolah negeri tahun ini. "Pelaksanaan SPMB SD dan SMP ini harus menjunjung tinggi kesetaraan akses bagi semua lapisan masyarakat, termasuk bagi yang memiliki keterbatasan fisik," tegasnya.

Selain jalur disabilitas, panitia juga telah menetapkan jadwal untuk jalur lain seperti jalur mutasi yang dimulai 5 Juni serta jalur afirmasi pada 8 Juni 2026. Jalur domisili bagi warga lingkungan dan wilayah juga akan menyusul secara bertahap mulai pertengahan Juni untuk memastikan distribusi siswa yang proporsional.

Pada tingkat SMP, persaingan melalui jalur prestasi lomba dan prestasi nilai lapor akan menjadi penutup rangkaian pendaftaran pada awal Juli 2026. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari kanal Dinas Pendidikan guna memastikan seluruh persyaratan dokumen telah terpenuhi sebelum jadwal pendaftaran dibuka.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut