get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemprov Banten Perketat Pengawasan di Bandara Soetta untuk Cegah Masuknya Hantavirus

Antisipasi Hantavirus, Dinkes Perkuat Pengawasan Kesehatan Warga

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:12 WIB
header img
Ilustrasi Dinkes Kabupaten Tangerang perkuat pengawasan di Puskesmas untuk cegah penyebaran Hantavirus. (Foto: Istimewa)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang memperkuat pengawasan kesehatan masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit Hantavirus di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan melalui penguatan surveilans di 44 puskesmas yang tersebar di 29 kecamatan.

‎Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan petugas surveilans di setiap puskesmas terus melakukan pemantauan dan pelaporan harian terhadap potensi penyakit menular yang muncul di masyarakat.

‎“Jadi kalau memang ada kasus dalam satu hari, pasti sudah terlaporkan ke kami dan sampai ke Kemenkes,” kata Hendra, Rabu (20/5/2026).

‎Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan sebagai langkah pencegahan dini agar masyarakat tetap terlindungi dari potensi penularan penyakit. Selain itu, Dinkes juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

‎"Kami telah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan untuk menghadapi kemungkinan munculnya kasus Hantavirus, termasuk ruang isolasi khusus di RSUD Tangerang yang sebelumnya digunakan saat penanganan Covid-19 sebagai ruang khusus untuk flu room yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

‎Ia mengaku, hingga kini belum ditemukan kasus Hantavirus di Kabupaten Tangerang. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan agar penanganan dapat dilakukan cepat apabila ditemukan gejala pada masyarakat.

‎"Walau belum ada laporan, kami tetap minta masyarakat untuk waspada," tegasnya.

‎Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI juga memperkuat pengawasan di pintu masuk negara dengan menyiagakan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit menular dari luar negeri.

‎Pemeriksaan dilakukan terhadap penumpang pesawat dan kapal laut melalui pemantauan suhu tubuh serta pemeriksaan gejala kesehatan, khususnya bagi pelaku perjalanan dari negara yang memiliki risiko penularan tertentu.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut