Brutal! Pasien Klinik Gigi di Tangerang Nekat Tusuk Perawat Secara Misterius!
TANGERANG, iNewsTangsel - Aksi penganiayaan berdarah yang menargetkan tenaga kesehatan kembali terjadi dan menggemparkan warga di kawasan pemukiman padat Tangerang. Seorang pria yang terdaftar sebagai pasien baru secara tidak terduga menyerang petugas medis menggunakan senjata tajam jenis pisau.
Aparat kepolisian dari sektor setempat langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di lokasi kejadian guna mencegah tindakan main hakim sendiri oleh massa. Saat ini, tersangka masih ditempatkan di ruang interogasi khusus karena menunjukkan gelagat yang tidak biasa selama proses pemeriksaan.
"Sedang dalam pemeriksaan pendalaman karena dia itu saat diperiksa kadang diam saja," ujar Kapolres Jatiuwung, Kompol Rabiin, saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Rabiin mengonfirmasi bahwa penyelidikan proses hukum dilakukan dengan sangat hati-hati demi mengungkap motif tersembunyi dari tindakan nekat tersebut. Insiden mencekam ini bermula ketika pelaku datang ke fasilitas medis tersebut dengan dalih ingin melakukan pembersihan karang gigi secara berkala. Namun, setelah seluruh rangkaian tindakan medis selesai dilakukan, tersangka mendadak menuju ke area toilet dan memanggil korban.
"Begitu di kamar mandi, itu langsung ditusuk," tambah Rabiin merinci kronologi penyerangan tersebut.
Pelaku sendiri secara sadar telah mengakui seluruh perbuatannya dan membenarkan bahwa senjata tajam tersebut sengaja dipersiapkan dari rumah. Akibat hantaman senjata tajam yang membabi buta itu, korban menderita luka robek serius di bagian organ dalam perut serta jaringan tangan. Beruntung, tindakan evakuasi cepat ke rumah sakit umum daerah membuat kondisi kesehatan perawat malang tersebut kini berangsur stabil.
Penyidik unit reserse kriminal sejauh ini belum menyimpulkan apakah aksi keji ini dipicu oleh rasa kecewa terhadap layanan medis atau hal lain. Polisi berencana melibatkan tim dokter ahli kejiwaan guna memeriksa rekam medis psikologis tersangka dalam waktu dekat.
Editor : Aris