Film Indonesia Makin Mendunia, Korea Selatan Mulai Lirik Potensinya
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Industri film Indonesia kian menunjukkan daya tarik global. Kolaborasi antara Trois Films dan JJan E&M menjadi bukti bahwa karya lokal kini semakin dilirik oleh pelaku industri hiburan Korea Selatan.
Kerja sama ini bukan sekadar produksi film bersama, tetapi juga mencerminkan tren baru di industri kreatif: kolaborasi lintas negara untuk menjangkau pasar yang lebih luas. CEO JJan E&M, Choi Woo Young, menilai Indonesia memiliki potensi besar berkat pertumbuhan platform digital dan pasar bioskop yang pesat.
“Konten Asia kini semakin kuat di pasar global, dan Indonesia menjadi salah satu pemain penting,” ujarnya, Sabtu (19/6/2026).
Selain produksi film, kolaborasi ini juga mencakup distribusi konten hingga pertukaran talenta. Hal ini membuka peluang baru bagi sineas lokal untuk berkolaborasi dengan profesional Korea yang berpengalaman di industri internasional.
CEO Trois Films, Lok S. Iman, mengungkapkan proyek perdana akan mengusung cerita orisinal dengan target syuting pada akhir 2026. Film ini juga akan melibatkan tim produksi dari Korea, termasuk profesional yang pernah terlibat dalam film-film besar.
Menariknya, meski berkolaborasi dengan Korea, film pertama ini tetap akan menampilkan aktor Indonesia sebagai pemeran utama. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperkuat identitas lokal sekaligus menembus pasar global.
Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa industri film Indonesia tidak hanya berkembang di dalam negeri, tetapi juga mulai menjadi bagian dari arus utama hiburan Asia
Editor : Hasiholan Siahaan