get app
inews
Aa Text
Read Next : ‎OJK Minta Industri Fintech Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Konsumen

Universal Banking Ubah Struktur Keuangan Nasional, Fintech Siapkan Adaptasi ‎

Senin, 22 Juni 2026 | 20:49 WIB
header img
Ilustrasi bank. (Foto; Istimewa)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penerapan konsep universal banking yang diperkenalkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membawa perubahan signifikan terhadap struktur sektor jasa keuangan nasional. Kebijakan tersebut membuka peluang integrasi layanan yang lebih luas antara perbankan, fintech, dan pelaku jasa keuangan lainnya.  

‎Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, konsep universal banking menandai fase baru perkembangan industri keuangan digital di Indonesia. Konsep ini juga akan menghadirkan tantangan baru terkait tata kelola dan pengelolaan risiko.

‎"Sektor keuangan saat ini bergerak dari pola pertumbuhan yang terfragmentasi menuju model yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan," katanya, Senin (22/6/2026). 

‎Ia menilai, integrasi tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi industri, memperluas diversifikasi produk keuangan, serta memperkuat daya saing sektor jasa keuangan nasional. Namun di sisi lain, transformasi tersebut juga membutuhkan penguatan sistem manajemen risiko, kapasitas teknologi, keamanan siber, hingga perlindungan data dan konsumen.

‎"Indonesia memiliki peluang untuk memainkan peran yang lebih besar dalam pembentukan standar layanan keuangan digital di tingkat regional. Karena ekosistem keuangan digital nasional tidak hanya berpotensi menjadi pasar, tapi juga turut memengaruhi arah pengembangan inovasi dan teknologi pada sektor pembayaran, pendanaan, maupun investasi," imbuhnya. 

‎Dia menjelaskan, perubahan lanskap industri tersebut menjadi salah satu isu yang akan dibahas dalam Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026 yang digelar AFTECH pada Juli mendatang. Forum tersebut akan mempertemukan pelaku perbankan, perusahaan teknologi finansial, regulator, akademisi, serta sektor usaha untuk membahas arah pengembangan industri keuangan nasional.

‎"Transformasi yang sedang berlangsung akan mengubah cara industri jasa keuangan beroperasi. Fokus layanan diperkirakan tidak lagi hanya pada penyediaan akses keuangan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan finansial masyarakat dan dukungan terhadap produktivitas sektor riil," terang Pandu. 

‎Dia menambahkan, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian meliputi integrasi layanan lintas sektor keuangan, peningkatan inklusi keuangan yang berdampak nyata bagi masyarakat, penguatan kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur digital sebagai fondasi sistem keuangan masa depan.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut