get app
inews
Aa Text
Read Next : Selat Hormuz Kembali Aktif, Pelaku Logistik Ingatkan Ancaman Rantai Pasok Global Belum Berakhir

PLN EPI dan eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau Indonesia-Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB
header img
Chief Executive Officer and Director eFUELS SEA Pte. Ltd. David Wang dan Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia Hokkop Situngkir menandatangani MoU pengembangan rantai pasok hidrogen hijau lintas batas dari Indonesia ke Singapura. Foto Ist

Sebagai subholding PT PLN (Persero), PLN EPI bertanggung jawab menyediakan energi primer, mulai dari batu bara, BBM, gas bumi, bioenergi, hingga pengembangan energi primer rendah karbon sebagai bagian dari transformasi sektor energi nasional.

Sementara itu, eFUELS SEA Pte. Ltd. merupakan perusahaan pengembang teknologi dan proyek eFuels regional yang berfokus pada produksi bahan bakar sintetis beremisi karbon sangat rendah. Produk eFuels yang dikembangkan bersifat drop-in fuels, yaitu bahan bakar sintetis yang dapat langsung digunakan pada mesin maupun infrastruktur transportasi yang sudah ada tanpa memerlukan modifikasi. Teknologi ini dinilai menjadi solusi dekarbonisasi bagi sektor-sektor yang sulit dialihkan ke elektrifikasi, seperti penerbangan, pelayaran, dan petrokimia.

Chief Executive Officer dan Director eFUELS SEA Pte. Ltd. David Wang menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat produksi hidrogen hijau di kawasan berkat melimpahnya sumber energi terbarukan.

"Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan rantai pasok hidrogen hijau regional. Melalui kerja sama dengan PLN EPI, kami berharap dapat mengombinasikan potensi energi terbarukan Indonesia dengan pengalaman eFUELS SEA dalam pengembangan proyek dan teknologi eFuels untuk menghadirkan solusi dekarbonisasi yang dapat diterapkan secara komersial," ujar David Wang.

Ia menambahkan, permintaan terhadap hidrogen hijau dan eFuels diperkirakan akan terus meningkat seiring komitmen berbagai negara dalam menurunkan emisi karbon, terutama pada sektor-sektor yang sulit beralih ke elektrifikasi.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut