Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Sinergi Bisnis Indonesia-Singapura, Konsultan Regional Buka Akses Kemitraan Asia Tenggara
Advertisement . Scroll to see content

Pikat Lidah Turis Global, Tiga Varian Madu Asli Indonesia Ramaikan Jamuan Teh Singapura

Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:48 WIB
  • author Aries
Pikat Lidah Turis Global, Tiga Varian Madu Asli Indonesia Ramaikan Jamuan Teh Singapura
Restoran papan atas di Singapura menghadirkan paket high tea bertema Winnie the Pooh yang menonjolkan kelezatan madu murni alami asli Indonesia. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Industri kuliner internasional di Singapura kembali memberikan ruang kehormatan bagi kekayaan hasil alam Indonesia untuk tampil di panggung gastronomi kelas dunia. Komoditas bahan pangan lokal terbukti mampu meningkatkan nilai estetika serta cita rasa ragam hidangan premium di jajaran restoran papan atas.

Melalui konsep jamuan minum teh sore tematik bertajuk "Disney's Winnie the Pooh and Friends", madu murni olahan hutan Nusantara terpilih menjadi bahan dasar utama dari seluruh sajian. Penggunaan elemen manis alami ini dirancang secara khusus untuk memperkenalkan keanekaragaman cita rasa geografis Indonesia kepada para pelancong global.

"Kehadiran madu asal Indonesia tidak sekadar menjadi pemanis, namun menjadi bagian penting dari perjalanan gastronomi," ujar Director of Marketing Communications Fairmont Singapore dan Swissôtel The Stamford, Elizabeth Wan, dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Elizabeth memaparkan bahwa terdapat tiga varian madu murni unggulan yang diusung, yakni Madu Hutan Hitam dari Flores, Madu Bunga Kapas Jawa Tengah, serta Madu Akasia Gelap. Setiap jenis cairan nektar tersebut menawarkan kompleksitas rasa unik yang dipadukan harmonis ke dalam deretan kreasi manis maupun gurih.

Fenomena kolaborasi ini selaras dengan tren destinasi tematik berbasis cerita emosional yang kini kian digandrungi oleh masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Konsumen modern saat ini cenderung memprioritaskan pengalaman bersantap yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyajikan narasi sejarah dan identitas bahan pangan secara terbuka.

"Saat ini, pengunjung tidak lagi hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga cerita yang dapat mereka rasakan dan kenang," kata Elizabeth menambahkan terkait daya tarik riset pasar.

Tinggi dan stabilnya jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Negeri Singa turut menjadi salah satu pendorong kuat dihadirkannya narasi kebudayaan Nusantara tersebut di SKAI Restaurant di Swissôtel The Stamford, Singapura. Hubungan bilateral yang erat di sektor pariwisata terbukti mampu membuka peluang penetrasi pasar bagi produk bahan baku lokal di kancah mancanegara.

Pengalaman berkelas ini diproyeksikan bakal menjadi tolok ukur baru bagi optimalisasi bahan pangan hayati Indonesia dalam seni memasak tingkat tinggi. Diplomasi melalui rasa ini diharapkan terus berlanjut guna memperkenalkan potensi kekayaan alam Nusantara secara lebih luas di mata dunia.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut