Motor Listrik di GIIAS 2026, Bidik Mobilitas Perkotaan hingga Medan Ringan
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kembali menjadi panggung peluncuran berbagai kendaraan elektrifikasi, termasuk sepeda motor listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat dengan karakter jalan yang beragam. Salah satu model yang diperkenalkan adalah milik PT Kupprum Teknik Dinamika, NOMAD.
"Motor listrik bergaya lightweight adventure ini dirancang untuk penggunaan di kawasan perkotaan hingga medan dengan tingkat kesulitan ringan. Kehadiran model ini menambah pilihan kendaraan listrik roda dua yang dikembangkan oleh industri dalam negeri," kata Nafi Nugraha, perancang utama di balik visual dan fungsionalitas motor listrik ini, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, motor tersebut mengusung konsep dual purpose, sehingga dapat digunakan sebagai kendaraan harian sekaligus untuk melintasi berbagai kondisi jalan.
"Pengembangannya dilakukan oleh tim riset dan pengembangan kami di Surabaya," ucap Nafi.
Ia memaparkan, filosofi over-engineered diterapkan pada setiap komponen, yang sengaja dirancang jauh lebih kuat dari kebutuhan normal untuk memastikan durabilitas maksimal di medan paling ekstrim sekalipun.
"Konsep tersebut dipilih sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam. Apalagi, sepeda motor listrik lokal ini hadir dengan menawarkan desain futuristik dan performa dinamis untuk pengguna perkotaan dan juga yang gemar berpetualang," tuturnya.
Sememtara itu, perwakilan komersial Kupprum, Cynthia menambahkan, dari sisi performa, motor listrik ini dibekali motor berdaya puncak 11 kW yang diklaim mampu menghasilkan kecepatan maksimum hingga 110 kilometer per jam. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium berkapasitas 72V 95Ah dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 200 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
"Kapasitas baterai menjadi salah satu keunggulan utama yang ditawarkan pada model ini dibandingkan motor listrik lain di kelas yang sama. Selain itu, kendaraan ini telah dilengkapi fitur fast charging untuk mempercepat proses pengisian baterai," katanya.
Ia mengatakan, dengan bobot kendaraan sekitar 170 kilogram, kendaraan ini masih ditujukan untuk penggunaan harian. Sehingga motor ini bisa menambah pilihan kendaraan listrik roda dua yang diproduksi di dalam negeri.
"Kehadirannya juga mencerminkan upaya industri otomotif nasional dalam mengembangkan kendaraan listrik dengan karakter yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," tutup Cynthia.
Editor : Elva Setyaningrum