Kementerian Kebudayaan Dorong Lagu Nasional Kembali Populer di Kalangan Generasi Muda
Ia menilai lagu perjuangan tidak hanya memiliki nilai musikal, tetapi juga menyimpan cerita mengenai perjalanan bangsa dan tokoh-tokoh yang berperan dalam perjuangan Indonesia.
Fadli menyebut aransemen “Hari Merdeka” menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali sejumlah lagu perjuangan lainnya. Kementerian Kebudayaan membuka peluang menggarap lagu seperti “Syukur” dan “Dari Sabang Sampai Merauke” dengan melibatkan maestro serta penyanyi dari berbagai generasi.
Selain mengaransemen ulang lagu lama, pemerintah juga mendorong penciptaan lagu nasional baru yang membawa semangat nasionalisme dan patriotisme.
Erwin Gutawa mengatakan lagu perjuangan memiliki tempat penting karena tidak terlepas dari sejarah bangsa. Menurutnya, aransemen baru “Hari Merdeka” diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus penyemangat mengenai makna perjuangan dan kemerdekaan bagi masyarakat masa kini.
Video aransemen baru “Hari Merdeka” telah diluncurkan melalui TVRI dan dapat disaksikan masyarakat melalui kanal YouTube Kementerian Kebudayaan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Kementerian Kebudayaan untuk mempopulerkan kembali lagu-lagu nasional Indonesia yang memiliki nilai sejarah sekaligus kekuatan musikal, sehingga dapat kembali dikenal dan dinikmati lintas generasi.
Editor : Hasiholan Siahaan