Menteri UMKM: Indonesia Perluas Akses UMKM ke Pasar Global
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Indonesia memperkuat upaya memperluas akses usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar internasional dengan menjadi Co-host Country dalam China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2026, pada 3–6 September 2026 di Guangzhou, China. Ajang ini menjadi salah satu forum internasional bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan bisnis, mencari mitra usaha, serta membuka peluang perdagangan dan investasi.
Dalam gelaran tersebut, Kementerian UMKM bersama Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) menghadirkan Paviliun Indonesia yang mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat promosi produk dan potensi Indonesia sekaligus membuka akses pasar dan jejaring bisnis bagi pelaku usaha nasional.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, paviliun ini menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM, potensi daerah, peluang investasi, pariwisata, serta inovasi Indonesia kepada pasar internasional. Kualitas produk menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan ketika UMKM Indonesia memasuki pasar internasional.
"Pasar China memiliki potensi besar yang perlu dimanfaatkan oleh pelaku usaha Indonesia. Karena itu, partisipasi dalam ajang internasional seperti ini dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi produk UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya, dalam keterangan, Jumat (4/8/2026).
Menurutnya, ajang ini tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen China, tetapi juga untuk membuka jaringan perdagangan yang lebih luas di kawasan Asia-Pasifik.
"Untuk itu, kami dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu memastikan produk yang direpresentasikan sebagai produk unggulan Indonesia memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar internasional," kata Maman.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Elizabeth Ratu Rante Allo mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut berpartisipasi melalui Choose Jakarta dengan membawa sejumlah produk dan potensi unggulan daerah untuk diperkenalkan kepada buyer, investor, dan mitra usaha, khususnya dari pasar China.
"Keikutsertaan Jakarta merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah menambahkan, pihaknya berupaya mempertemukan UMKM Indonesia dengan buyer dan mitra usaha internasional. Sehingga dari forum ini tidak berhenti pada promosi produk, tetapi berlanjut menjadi transaksi dan kerja sama bisnis.
"Kami berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi UMKM Indonesia dalam membuka akses ke pasar global. Kami berharap semakin banyak produk UMKM
Indonesia yang dapat masuk dan berkembang di pasar internasional,” ujar Budihardjo.
Editor : Elva Setyaningrum