get app
inews
Aa Text
Read Next : Dampak Erupsi Anak Krakatau Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan Ditutup

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbang ke Tangerang, Warga Diimbau Gunakan Masker ‎

Minggu, 06 September 2026 | 16:45 WIB
header img
Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terbawa angin hingga ke wilayah Kabupaten Tangerang. (Foto: Istimewa)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Debu yang diduga merupakan abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terbawa angin hingga ke wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu (6/9/2026). Sebagian lapisan debu ditemukan menempel di genteng, kendaraan, hingga sejumlah sudut lingkungan.

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut sebagai langkah perlindungan kesehatan masyarakat dari paparan partikel abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

‎"Saya melihat langsung sisa paparan abu yang menempel di sejumlah permukaan di lingkungan permukiman sejak pagi hari. Jadi memang betul, abu vulkanik Krakatau ini sampai ke Tangerang. Buktinya, tadi pagi saya bangun dan keluar rumah, itu debu sudah banyak di atas genteng sama kap mobil,” ujar Maesyal.

‎Menurut Maesyal, masyarakat perlu meningkatkan kehati-hatian karena abu vulkanik memiliki partikel halus yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan. Selain menggunakan masker, warga juga diminta tetap berhati-hati saat berkendara dan menjalankan aktivitas sehari-hari di luar ruangan.

‎"Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta tetap tenang, tapi siaga dan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal informasi resmi pemerintah dan lembaga terkait," ungkapnya. 

‎Selain mengingatkan langkah-langkah pencegahan, Maesyal mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau segera mereda.

‎“Mari kita berdoa agar aktivitasnya segera mereda,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Anak Krakatau Deni Mardiono menyebut hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis akibat aktivitas erupsi mulai melanda sejumlah wilayah pesisir Banten.

‎"Material vulkanik tersebut terbawa embusan angin yang bergerak ke arah timur. Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berada pada Status Level III atau Siaga," katanya.

Masyarakat dan wisatawan juga diminta mematuhi ketentuan kawasan rawan bahaya dengan tidak mendekati area dalam radius tiga kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.

‎"Bagi warga Kabupaten Tangerang, imbauan penggunaan masker menjadi langkah sederhana yang diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan abu vulkanik, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai aktivitas gunung api tersebut," pungkasnya.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut