Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lembah Asri Serang dan Purbasari Pancuran Mas, Ruang Interaksi Keluarga di Destinasi Wisata
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu: Anak Kami Perlu Makan

Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB
  • author Hasiholan
Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu: Anak Kami Perlu Makan
Penutupan operasional Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya, Jakarta Barat, berdampak langsung terhadap penghasilan ratusan karyawan yang menggantungkan kebutuhan keluarga dari tempat tersebut. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penutupan operasional Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya, Jakarta Barat, berdampak langsung terhadap penghasilan ratusan karyawan yang menggantungkan kebutuhan keluarga dari tempat tersebut.

Dampak itu disuarakan para pekerja melalui aksi penyampaian pendapat secara damai di depan gedung Arjuna Hyperbowling. Mereka mengenakan seragam kerja dan membawa sejumlah poster yang menggambarkan kondisi ekonomi keluarga setelah tempat kerja mereka tidak lagi beroperasi.

Sejumlah karyawan membawa pesan seperti “Kami Perlu Makan, Jangan Tutup Tempat Kerja Kami”, “Anak Kami Perlu Makan”, dan “Anak Kami Perlu Sekolah”. Pesan tersebut menjadi gambaran kekhawatiran pekerja terhadap keberlangsungan kebutuhan rumah tangga mereka.

Penutupan Club de Arjuna disebut berkaitan dengan persoalan pendudukan lahan milik PT HD Arjuna oleh organisasi kemasyarakatan. Persoalan tersebut kemudian berdampak pada aktivitas operasional PT Arjuna Prabadwipa Amarta sehingga karyawan tidak dapat menjalankan pekerjaan seperti biasa.

Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian di sekitar area gerbang utama fasilitas. Para pekerja menyampaikan aspirasi agar persoalan yang membuat tempat kerja mereka berhenti beroperasi segera mendapatkan kepastian.

General Manager PT Arjuna Prabadwipa Amarta, Irwan Hadianto, mengatakan manajemen memahami kondisi yang dihadapi para pekerja dan keluarganya.

“Kami dari pihak manajemen sangat memahami beban berat yang kini dipikul oleh mereka beserta keluarganya,” kata Irwan, Sabtu (19/9/2026).

Menurut dia, perusahaan masih menunggu proses hukum terkait Club de Arjuna. Manajemen berharap persoalan tersebut dapat segera memperoleh penyelesaian sehingga aktivitas operasional dapat kembali berjalan.

“Harapan dan tujuan utama kami satu, yaitu agar tempat ini bisa beroperasi kembali sehingga karyawan-karyawan kami dapat segera bekerja lagi,” ujarnya.

Bagi para pekerja, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut keberlangsungan sebuah tempat usaha. Terhentinya aktivitas kerja juga berpengaruh terhadap kemampuan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya makan dan pendidikan anak.

Para karyawan pun berharap proses penyelesaian sengketa tidak berlangsung berlarut-larut agar mereka memperoleh kepastian mengenai keberlanjutan pekerjaan dan sumber penghasilan keluarga.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut