Hilang 10 Hari, Gadis 16 Tahun Asal Tasikmalaya Ditemukan di Lantai Apartemen Mewah PIK 2 Tangerang
Meskipun sudah diamankan, kepolisian belum bisa menggali kronologi dan motif keberadaan DL di apartemen tersebut secara mendalam. Petugas memfokuskan perhatian pada kondisi trauma korban sehingga langsung menempatkannya di rumah aman khusus.
Heru membeberkan bahwa kondisi mental korban menjadi prioritas utama penanganan saat ini sebelum pemeriksaan lanjutan dilakukan. "Ya, masih harus mendapat penanganan pemulihan psikologisnya," kata Heru menegaskan.
Proses pelacakan kasus anak di bawah umur ini ditangani secara khusus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya. Kasus ini sempat menemui jalan buntu karena upaya pencarian mandiri dari pihak keluarga korban tidak membuahkan hasil.
Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, mengungkapkan bahwa timnya sempat menghadapi hambatan besar saat menyisir lokasi penemuan. "Kami berangkat usai menemukan titik terang keberadaan korban di Tangerang. Tetapi itu tidak mudah, karena identitas korban sempat disamarkan saat menghuni apartemen," jelas Ringgo.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar