SMPN 10 Tangsel Gelar Lomba Paskibra se-Jabodetabek, Diikuti 39 Tim
CIPUTAT TIMUR, iNewsTangsel – Sebanyak 39 tim pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK se-Jabodetabek mengikuti lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang digelar SMP Negeri 10 Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama, Sabtu (24/10/2026).
Peserta terdiri dari 27 tim tingkat SMP dan 12 tim tingkat SMA/SMK. Mereka berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang.
Kegiatan yang digagas ekstrakurikuler Paskibra SMPN 10 Tangsel tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa di luar kegiatan akademik.
Kepala SMPN 10 Tangsel, Kunardi, mengatakan kegiatan tersebut telah dipersiapkan para siswa selama beberapa bulan.
Menurutnya, proses persiapan hingga pelaksanaan lomba menjadi bagian dari pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan dan bakat pelajar.
“Ini bagian dari upaya kami dalam rangka melatih anak-anak untuk terus mengasah dan melatih talenta mereka. Kecerdasan itu kan bukan hanya kecerdasan akademik, tapi juga kecerdasan non-akademik,” ujarnya.
Kunardi menilai, keberhasilan siswa menyelenggarakan kompetisi yang melibatkan puluhan tim dari berbagai daerah menunjukkan kemampuan mereka dalam berorganisasi, berkomunikasi, dan membangun jejaring antarsekolah.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan potensi melalui aktivitas positif sekaligus memperluas pengalaman di luar lingkungan sekolah.
Menurutnya, SMPN 10 Tangsel memiliki 1.364 siswa dengan beragam potensi yang perlu dikembangkan. Lomba Paskibra menjadi salah satu contoh kegiatan yang dapat mendorong siswa menunjukkan kemampuan sekaligus membangun karakter.
“Kami punya 1.364 siswa yang pasti banyak yang memiliki talenta-talenta positif, jiwa-jiwa positif, karakter-karakter positif. Dan ini buktinya hari ini,” ungkapnya.
Selain mengembangkan kemampuan organisasi, kegiatan ini juga melibatkan siswa lintas angkatan. Kepanitiaan terdiri dari siswa kelas VII, VIII, dan IX, dengan koordinasi utama berada di tangan siswa kelas IX.
Editor: Doni Marhendro