Operator SPBU Bintaro Dipecat Usai Video Viral, Manajemen Beber Alasan Ini
Peristiwa itu bermula ketika seorang konsumen datang untuk membeli Pertalite dengan nominal Rp100.000. Operator kemudian memulai pengisian, tetapi di tengah proses diduga kurang fokus sehingga mengangkat nosel dan meletakkannya kembali sebelum jumlah BBM mencapai nominal yang diminta.
Sistem pembayaran di SPBU tersebut dilakukan secara nontunai menggunakan QRIS setelah proses pengisian selesai. Ketika hendak membayar, konsumen memeriksa layar dispenser dan mendapati angka yang tertera baru mencapai Rp80.800, kemudian menegur operator atas kekurangan pengisian tersebut.
Pardan menjelaskan operator baru menyadari kekeliruan setelah melihat layar dispenser. Petugas itu kemudian meminta maaf dan menawarkan untuk menambahkan BBM hingga mencapai nominal awal, tetapi konsumen memilih tidak menambah pengisian.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar