Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Pengakuan Sopir Mobil Listrik Tabrak Beruntun 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Gandeng Sejumlah BUMN, Akses Pembiayaan Motor Listrik Diperluas

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:53 WIB
  • author Hasiholan
Danantara Gandeng Sejumlah BUMN, Akses Pembiayaan Motor Listrik Diperluas
Integrasi ekosistem tersebut dapat menjadikan motor listrik sebagai alternatif transportasi yang semakin relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan produktif. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pengembangan kendaraan listrik roda dua di Indonesia mulai diperkuat melalui kolaborasi lintas perusahaan BUMN. Salah satu fokusnya adalah memperluas akses pembiayaan agar motor listrik semakin mudah dijangkau masyarakat.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) yang mencakup kesiapan industri, ketersediaan komponen, infrastruktur pengisian dan penukaran baterai, hingga layanan pembiayaan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Danantara Indonesia dan sejumlah perusahaan BUMN dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Hotel Fairmont Jakarta, Minggu (31/10/2026).

Dalam kolaborasi tersebut, PT Mandiri Utama Finance (MUF) mengambil peran dalam pengembangan ekosistem pembiayaan kendaraan listrik roda dua.

Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, mengatakan pengembangan motor listrik nasional membutuhkan sinergi berbagai sektor agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Melalui sinergi bersama Danantara dan para mitra dalam ekosistem MOLINAS, MUF ingin mendukung pengembangan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Dapot.

Selain MUF, pengembangan ekosistem tersebut melibatkan PT Len Industri (Persero), PT Pindad, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), PT PLN (Persero), serta PT Pertamina Patra Niaga.

Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan komponen kendaraan, pembiayaan, serta infrastruktur pengisian dan penukaran baterai.

Dapot menilai keterhubungan seluruh sektor menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Kemudahan pembiayaan perlu didukung kesiapan kendaraan, infrastruktur, serta layanan purnajual.

Ia berharap integrasi ekosistem tersebut dapat menjadikan motor listrik sebagai alternatif transportasi yang semakin relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan produktif.

Nota kesepahaman ini selanjutnya menjadi landasan bagi para pihak untuk membahas ruang lingkup, kebutuhan teknis, dan peluang implementasi kerja sama. Pengembangan pembiayaan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil kajian dan kesepakatan bersama.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut