Kisah Peternak Ayam Tajur Halang, Listrik Jadi Penopang Ekonomi dan Harapan Baru Desa
BOGOR, iNewsTangsel.id - Kehadiran listrik PLN memiliki peran lebih luas daripada sekadar menerangi rumah warga. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peternak ayam di Desa Tajur Halang, Kabupaten Bogor, akses energi menjadi salah satu penopang kegiatan ekonomi, mulai dari mendukung proses produksi hingga meningkatkan efisiensi operasional usaha.
Di sektor peternakan, ketersediaan listrik dibutuhkan untuk menunjang penerangan kandang, sirkulasi udara, serta pengoperasian berbagai peralatan pendukung pemeliharaan ayam. Sementara bagi pelaku UMKM, listrik membuka kesempatan menggunakan peralatan produksi modern, menjaga kualitas produk, dan memperluas waktu operasional tanpa sepenuhnya bergantung pada proses manual.
Manfaat tersebut memperlihatkan bahwa pemerataan energi memiliki hubungan langsung dengan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Ketika akses listrik tersedia, masyarakat memiliki peluang lebih besar mengembangkan usaha berbasis potensi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah hasil produksi. Listrik pun menjadi bagian penting dari upaya mengurangi kesenjangan ekonomi antara desa dan perkotaan.
Potensi ekonomi berbasis peternakan di Kecamatan Tajur Halang juga terlihat dari pengembangan usaha ayam petelur oleh sejumlah pemerintah desa. Pada 2024, empat desa, yakni Sasakpanjang, Citayam, Kali Suren, dan Sukmajaya, memilih peternakan ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Staff desa Tajur Halang Awang, menyebut pengembangan ayam petelur memiliki prospek karena berkaitan dengan kebutuhan pangan masyarakat.
"Pemeliharaan ayam petelur sangat menjanjikan, terutama dengan adanya program makan siang gratis dari Pemerintah Pusat, juga program penekanan angka stunting di Kabupaten Bogor," kata Awang, Jumat (6/11/2026).
Editor: Hasiholan Siahaan