JAKARTA, iNewsTangsel.id - Ada yang sangat istimewa dan begitu kental nuansa sejarah dan toleransi pada acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (Komisi HAK KWI).
Peristiwa bersejarah dan kental nuansa toleransi tersebut yakni, hadirnya Ibu Hajah Dr (HC) Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid Mhum dan berkumandangnya Adzan Magrib untuk pertama kalinya sesudah seabad KWI dalam kegiatan yang berlangsung di gedung KWI, Cut Meutia, Menteng, beberapa waktu lalu.
“Sesudah seabad KWI, baru kali ini terjadi Buka Bersama di Kantor KWI dan kumandang Adzan Magrib digemakan. Ini merupakan realitas harmoni yang bukan teori melainkan praksis dialog dalam kebenaran dan kasih sebagaimana diajarkan Gereja Katolik selama ini,” kata Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Sekretaris Eksekutif Komisi HAK KWI dalam keterangannya dalam rilis, kemarin.
Romo Aloys Budi menggandeng Pemuda Katolik yang bersama Pengurus HAK KWI yang berdomisili di Jakarta untuk menjadi panitia kecil. Hadir dalam acara bersejarah yang dilaksanakan di Henry Soetio Hall Kantor KWI di Menteng, Jakarta Pusat tersebut Ignatius Kardinal Suharyo–Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, dan Mgr Christophorus Tri Harsono–Ketua Komisi HAK KWI yang sekaligus Uskup Keuskupan Purwokerto serta Ibu Hajah Dr (HC) Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid M.hum.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait