Kacamata AR
Mark Zuckerberg berfokus pada pengembangan kacamata augmented reality (AR Glass). Dia memprediksi teknologi ini akan menggantikan smartphone sebagai perangkat komputasi utama pada tahun 2030.
AR diklaim dapat menangani sebagian besar tugas digital yang saat ini dilakukan dengan ponsel. Idenya sederhana, yaitu melapisi dunia digital langsung ke dalam pandangan mata.
Apple Percaya Smartphone Akan Bertahan
Di sisi lain, Tim Cook tetap yakin dengan relevansi smartphone. Apple baru saja merilis iPhone 16, yang mengintegrasikan kemampuan AI canggih yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Cook melihat ponsel pintar sebagai pusat kehidupan modern—bukan sesuatu yang harus digantikan, tetapi sesuatu yang harus terus disempurnakan. Fokusnya tetap pada kualitas dan kegunaan, memposisikan Apple untuk terus meningkatkan perangkatnya secara bertahap sambil menggabungkan teknologi masa depan seperti AR dan AI.
Dua Visi Masa Depan
Perbedaan pandangan ini mencerminkan filosofi yang lebih dalam: disrupsi versus iterasi. Beberapa tokoh paling berpengaruh dalam teknologi membayangkan lompatan melampaui perangkat fisik—menggantinya dengan alat yang dikenakan, ditanamkan, atau bahkan terhubung langsung dengan tubuh. Sementara itu, Apple memilih untuk meningkatkan apa yang sudah digunakan oleh miliaran orang.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait