JAKARTA, iNewsTangsel - Adaptasi drama musikal dari novel Perahu Kertas resmi dipentaskan di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta, mulai 30 Januari hingga 15 Februari 2026. Pementasan ini merupakan kolaborasi Indonesia Kaya, Trinity Entertainment Network, dan TRUST Orchestra.
Dalam pertunjukan khusus media, chemistry pemeran utama Keenan dan Kugy yang diperankan Dewara Zaqqi dan Alya Syahrani menjadi sorotan. Keduanya tampil menyatu dengan karakter, menghadirkan kembali kisah persahabatan, cinta, dan mimpi yang menjadi ruh cerita Perahu Kertas.
Dewara Zaqqi mengaku respons penonton memberi pengalaman tersendiri bagi para pemain.
“Penonton tertawa di momen yang tidak kami sangka. Itu yang bikin pertunjukan terasa hidup dan selalu memberi kejutan,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Alya Syahrani juga menilai energi penonton menjadi penguat penampilan di atas panggung. “Energinya besar sekali. Apresiasi penonton bikin saya semakin menikmati pertunjukan,” katanya.
Penulis Perahu Kertas, Dee Lestari, yang turut membuka pertunjukan, menilai adaptasi musikal ini memberi dimensi baru bagi karyanya yang telah berusia 15 tahun. “Saya percaya, di usia dan fase hidup apa pun, setiap orang punya kesempatan untuk kembali merasakan keajaiban perjalanan hati,” ujar Dee.
Musikal ini membawakan kisah Kugy dan Keenan dalam dua babak dengan total 22 lagu orisinal yang digarap oleh Ifa Fachir dan Simhala Avadana, serta dibawakan Trinity Youth Symphony Orchestra. Cerita disajikan dengan latar waktu yang lebih kekinian, membuat konflik dan emosi terasa dekat dengan penonton masa kini.
Produser Eksekutif Musikal Perahu Kertas, Yonathan Nugroho, menyebut pementasan ini sebagai upaya menjaga ruh cerita lintas medium. “Ini bukan sekadar adaptasi, tapi usaha merawat cerita agar jiwanya tetap utuh,” ujarnya.
Musikal Perahu Kertas melibatkan lebih dari 250 kru dan 38 aktor, dengan total 21 pertunjukan selama masa pementasan di Jakarta.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
