DEPOK, iNewsTangsel - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kini resmi memiliki nakhoda baru setelah digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2026 di Grand Depok City, Jawa Barat. Pengukuhan Imam Hidayat sebagai Ketua Umum berlangsung Rabu (11/2/2026) sekaligus menandai berakhirnya masa kekosongan kepemimpinan yang telah berlangsung sejak Agustus tahun lalu.
Momen bersejarah ini dipandang sebagai titik balik krusial bagi organisasi advokat terbesar di Indonesia untuk kembali merapatkan barisan. Imam Hidayat menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menghapus sekat-sekat pembatas yang selama ini memicu kebingungan di tengah masyarakat luas.
Dalam pidato perdananya, Imam menyerukan semangat persatuan agar Peradi kembali menjadi satu entitas tunggal yang solid dan tidak terpecah lagi. "Peradi kita ini ya Peradi, bukan lagi Peradi SOHO, RBA, atau SAI; tongkat kepemimpinan harus terus berlanjut sebagai satu entitas," tegasnya di hadapan para peserta Munaslub.
Visi besar yang dibawa Imam mencakup reformasi organisasi yang mendalam guna menjaga martabat advokat sebagai profesi terhormat atau officium nobile. Ia berkomitmen agar kedudukan advokat dapat berdiri sejajar dengan aparat penegak hukum lainnya dalam sistem peradilan nasional.
Kepemimpinan baru ini juga menjanjikan perlindungan yang lebih responsif bagi para anggota yang tersandung masalah hukum maupun persoalan etik. Imam mengkritik gaya kepengurusan sebelumnya yang dianggap kurang vokal dan kurang berani dalam menghadapi berbagai isu ketidakadilan di lapangan.
Selain pembenahan internal, Imam berencana membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan terbuka dengan berbagai institusi tinggi negara. "Semua masalah bisa diselesaikan dengan dialog, kami ingin Peradi menjadi rujukan bagi pemerintah maupun rakyat pencari keadilan," terangnya.
Gebrakan lain yang menjadi sorotan adalah usulan pembentukan Dewan Advokat Indonesia sebagai langkah strategis untuk menyatukan standar profesi secara nasional. Konsep ini diharapkan mampu menyeragamkan kualitas dan integritas para advokat demi memberikan kepastian hukum yang lebih baik bagi publik.
Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi jawaban tuntas atas keraguan masyarakat terhadap kualitas pelayanan hukum di tanah air saat ini.
Editor : Aris
Artikel Terkait
