Prabowo Minta Bahlil Bangun 18 Storage BBM, Pengamat: Stabilitas Energi Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Aries
Pengamat kebijakan publik dan akademisi Prof Dr Henry Indraguna SH MH. (Foto: ist)

Selain memperkuat stok bahan bakar, pembangunan 18 fasilitas penyimpanan ini diprediksi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 6.960 orang secara langsung. Efek domino dari proyek ini sangat krusial dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran yang menjadi tantangan besar pemerintahan Prabowo-Gibran.

Adapun sebaran pembangunan storage tersebut meliputi lokasi strategis seperti Lhokseumawe, Natuna, hingga Fakfak guna memastikan distribusi logistik yang lebih efisien di seluruh pelosok. Kehadiran infrastruktur ini juga menjadi jaminan keamanan bagi mobilitas masyarakat serta kelangsungan operasional industri nasional agar tetap stabil di tengah krisis global.

Profesor dari Unissula Semarang ini menambahkan bahwa ketahanan stok hingga 90 hari akan membuat Indonesia memiliki keunggulan kompetitif di mata investor dunia. Faktor stabilitas energi yang terjamin akan memberikan insentif signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang selama ini sering terkendala masalah distribusi logistik.

Program ini juga dipastikan akan memperkuat keadilan sosial melalui program BBM Satu Harga yang menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui akses energi yang setara, seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat merasakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan hingga ke tingkat rumah tangga.

Editor : Aris

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network