Pejabat Dispora Tangsel Hajar Pegawai PPPK, Korban Tolak Damai Meski Pelaku Datang Meminta Maaf

Doni Marhendro, Aries
Dugaan kasus penganiayaan melibatkan seorang pejabat di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan, korban lapor polisi. (Foto: ist)

SERPONG, iNewsTangsel.id – Luka yang dialami Iman Sopian tak hanya tampak secara fisik, tetapi juga membekas secara batin. Meski terduga pelaku AS pekabat di Dispora Tangsel telah mendatangi kediamannya untuk meminta maaf, Iman memilih menolak upaya damai dan tetap melanjutkan proses hukum.

Upaya permintaan maaf yang dilakukan AS dengan berkunjung ke rumah korban tersebut dilakukan dengan didampingi tokoh masyarakat setempat, Kamis (2/4/2026). 

Namun, bagi Iman, permintaan maaf itu belum cukup untuk menghapus rasa sakit yang ia rasakan akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pejabat di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Iman, yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mengaku telah terlanjur kecewa. Ia tidak hanya mengalami dugaan kekerasan fisik, tetapi juga menghadapi persoalan lain yang dinilainya merugikan, termasuk hak-haknya sebagai pegawai.

Luka lebam di bagian mata kiri masih terlihat jelas. Namun menurutnya, luka batin akibat perlakuan yang dianggap tidak adil justru lebih menyakitkan.

“Tadi pagi terlapor datang ke rumah saya ingin minta maaf didampingi tokoh masyarakat sini, setelah pemberitaan viral. Tapi saya tidak mau menerima begitu saja, saya mau musyawarah dulu dengan keluarga saya,” ujar Iman kepada wartawan, Kamis 2 April 2026.

Editor : Aris

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network