Harga BBM Jadi Pemicu, Tren Kendaraan Listrik Melonjak Tajam

Thomas Manggala
Motor listrik diproyeksikan naik dari 5.000 menjadi 20.000 unit per bulan. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dimanfaatkan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) sebagai momentum mempercepat ekspansi kendaraan listrik, seiring perubahan preferensi masyarakat ke moda transportasi yang lebih hemat.

Melalui RUPS, perseroan menyiapkan investasi sekitar Rp400 miliar untuk pengembangan pabrik dan lahan, guna mengantisipasi lonjakan permintaan pada kuartal II 2026.

Presiden Direktur UNTD, Stephen Mulyadi, menyebut isu BBM menjadi katalis pergeseran pasar. “Kami melihat shifting yang semakin nyata di masyarakat menuju kendaraan listrik,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Saat ini kapasitas produksi sepeda listrik baru 10.000 unit per bulan, namun ditargetkan meningkat drastis menjadi 40.000 unit. Sementara motor listrik diproyeksikan naik dari 5.000 menjadi 20.000 unit per bulan. Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menambahkan kuartal II 2026 diproyeksikan menjadi titik awal lonjakan permintaan.

Dengan ekspansi ini, UNTD berupaya mengamankan posisi di tengah tren elektrifikasi kendaraan yang kian menguat, sekaligus memanfaatkan sentimen kenaikan BBM sebagai pendorong percepatan adopsi pasar.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network