"Aceh Tamiang pascabencana, kita yang terparah. Pemerintahan lumpuh. Polres, Kodim, Kejaksaan, semua terimbas. Dompet Dhuafa menjadi salah satu relawan pendukung kami di masa-masa sulit. Bantuan ini sungguh sangat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan melanjutkan hidupnya kembali," ujar Yunus.
Dengan penuh rasa syukur, Zainal Abidin selaku penerima manfaat Nelayan sekaligus ketua POKDAKAN Maju Bersama, menyampaikan ribuan terima kasih kepada Dompet Dhuafa. Bantuan ini sangat dinanti-nantikan oleh nelayan Manyak Payed yang terdampak, membangkitkan harapan dan semangat baru yang sebelumnya terpukul karena seluruh aset nelayan untuk mencari ikan habis terbawa banjir.
"Pertama kali nelayan dapat kabar bahwa akan dibantu oleh Dompet Dhuafa, kami rasanya seperti mimpi. Sekarang nelayan bisa mencari ikan kembali. Memiliki harapan untuk terus melanjutkan hidup bersama keluarganya masing-masing. Alhamdulillah, mata pencaharian kami sudah kembali. Ribuan terima kasih mungkin tidak cukup untuk membalas kebaikan para donatur melalui Dompet Dhuafa, kami sangat bersyukur sekali," ujar Bidin.
Prosesi serah terima bantuan ini disaksikan langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kab. Aceh Tamiang, Yunus; Sekretaris Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan, Sjoekrie Haroen; Camat Manyak Payed; Kepala Desa Ujung Tanjung; Stakeholder; dan Tokoh Masyarakat.
Setelah memastikan masyarakat terpenuhi kebutuhan dasar hidupnya, Indonesia Berdaya sebagai mitra pelaksana program ekonomi Dompet Dhuafa hadir untuk mengembalikan siklus mata pencaharian agar mereka dapat bangkit dan berdaya. Setiap bantuan yang kami berikan merupakan pendayagunaan dana Zakat dan telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setelah melakukan asesmen agar tepat sasaran.
Editor : Rizqa Leony PutriMPI Marketing
Artikel Terkait
