JAKARTA, iNewsTangsel - Peringatan Hari Kesehatan Sedunia tahun 2026 menjadi momentum spesial untuk memasyarakatkan gaya hidup sehat, salah satunya melalui olahraga line dance dengan joget yang menyenangkan. Aktivitas fisik ini semakin digemari karena gerakannya yang energik namun tetap mudah diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga lansia.
Dalam rangka memasyarakatkan gaya hidup sehat, Holywings turut mengambil peran dengan menggelar senam sehat line dance yang diikuti ratusan peserta di Superhouse Surabaya pada Sabtu (11/4/2026). Antusiasme terlihat jelas saat instruktur profesional memandu sesi senam dengan iringan musik yang membakar semangat seluruh komunitas yang hadir.
Instruktur line dance, Iyan, menjelaskan bahwa olahraga ini memiliki manfaat yang sangat signifikan bagi kebugaran jantung serta kekuatan otot tubuh. "Line dance membantu meningkatkan keseimbangan dan memperkuat otot kaki serta pinggul, sekaligus efektif mengurangi stres," ujar Iyan, dalam keterangannya resminya, dikutip Minggu (12/4/2026).
Terkait senam sehat ini, sejumlah pakar kesehatan menyarankan aktivitas ini dilakukan secara rutin dua hingga tiga kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil pembakaran kalori yang optimal. Sebagai olahraga kardio intensitas sedang, line dance mampu melenyapkan sekitar 200 hingga 400 kalori hanya dalam durasi satu jam perjalanan gerak.
Selain mengajak masyarakat bergerak, program CSR ini juga menyalurkan bantuan alat kesehatan senilai puluhan juta rupiah kepada Posyandu dan Posbindu setempat. Bantuan berupa alat cek gula darah hingga tensi darah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi warga di wilayah Dukuh Pakis.
Ketua Program Holywings Peduli, Andrew Susanto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan fisik masyarakat luas. "Kami memilih line dance karena olahraga ini inklusif bagi semua umur dan sangat efektif memotivasi orang untuk rutin berolahraga," jelas Andrew.
Apresiasi tinggi datang dari pihak pemerintah setempat yang menilai kolaborasi ini memberikan dampak positif langsung terhadap fasilitas kesehatan di lingkungan warga. Bantuan alat kesehatan yang diberikan dianggap sangat krusial dalam mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular yang sering menyerang masyarakat perkotaan.
Salah satu peserta muda, Ariel (32), mengaku sangat terkesan dengan kombinasi antara olahraga yang seru dan aksi sosial yang bermanfaat nyata. Melalui gerakan sederhana namun konsisten, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang sangat menghibur.
Editor : Aris
Artikel Terkait
