Dia menargetkan program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta umum dapat tuntas paling lambat pada 2029.
"Tidak ada perbedaan perlakuan dan pengakuan. Tidak masuk negeri, di swasta pun kita sudah memulai program gratis secara bertahap,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana menambahkan, sistem penerimaan murid baru dilakukan secara daring dan luring menyesuaikan kondisi wilayah di Kabupaten Tangerang. Dari total 95 SMP negeri, sebanyak 51 sekolah menggunakan sistem daring.
“Perbaikan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, antara lain penguatan sistem teknologi bekerja sama dengan Dinas Kominfo dan Pusdatin Dikdasmen, peningkatan transparansi proses seleksi, penguatan verifikasi dan validasi data calon murid, optimalisasi layanan pengaduan masyarakat, serta pengawasan lintas sektor,” paparnya.
Editor : Elva Setyaningrum
Artikel Terkait
