CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyebut kehadiran produk ini menjadi langkah penting dalam menjembatani investor domestik dengan pasar internasional. “Kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit dijangkau,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Produk ini juga mengusung sistem 1:1 proof-of-collateral yang dapat diverifikasi secara on-chain, sehingga meningkatkan transparansi kepemilikan aset.
Tokocrypto saat ini menyediakan enam saham global dalam bentuk token, mencakup sektor teknologi, kecerdasan buatan, hingga kendaraan listrik.
Peluncuran ini berlangsung di tengah tren global tokenisasi aset yang terus meningkat. Dengan dukungan teknologi blockchain dan arah regulasi yang mulai berkembang di Indonesia, tokenized stocks dinilai berpotensi menjadi alternatif baru bagi masyarakat dalam mengakses pasar keuangan modern secara lebih inklusif.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
