JAKARTA, iNewsTangsel - Antusiasme pegiat olahraga ketahanan fisik di tanah air dipastikan bakal semakin membara lewat hadirnya ajang fitness racing perdana tingkat regional. Kualifikasi nasional yang dijadwalkan berlangsung di Gelora Bung Karno Jakarta ini siap menjadi panggung pembuktian bagi para atlet lokal terbaik.
Ajang olahraga bernuansa baru tersebut mengombinasikan ketahanan lari serta latihan beban tubuh yang sederhana namun menguji batas fisik secara ekstrem. Sebanyak 12 atlet pria dan 12 atlet wanita dengan catatan waktu tercepat berhak mengamankan tiket menuju babak International Final.
"Di Red Bull, kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, menginspirasi ambisi, dan menciptakan kesempatan bagi setiap orang," ujar Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Supasita menjelaskan bahwa skema kompetisi sengaja dirancang agar mudah dipahami publik namun tetap menyajikan ketegangan persaingan yang dramatis. Penilaian tidak hanya bertumpu pada kapasitas otot dan kebugaran, melainkan juga menguji ketenangan mental serta efisiensi manajemen energi peserta.
Pesatnya pertumbuhan komunitas ketangkasan fisik di Indonesia menjadi salah satu alasan utama terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah kualifikasi. Otoritas penyelenggara menilai talenta lokal memiliki potensi besar untuk bersaing ketat dengan para atlet dari kawasan Asia Tenggara.
"Kehadiran Kratingdaeng Red Bull Power Race di Jakarta menjadi ajang pembuktian bagi talenta-talenta lokal yang siap menantang diri," kata Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia, Arif Ritonga.
Arif menegaskan bahwa para pemenang kualifikasi nasional akan mendapatkan fasilitas akomodasi penuh untuk bertanding membela nama negara di Thailand. Kesempatan langka ini diharapkan dapat memicu semangat para pegiat kebugaran domestik untuk keluar dari zona nyaman dan melampaui batas kemampuan.
"Power Race dibangun berdasarkan gerakan-gerakan yang hampir semua orang kenal—lari, push up, sit-up, dan squat," ujar Program Director Red Bull Power Race, Sigurd Meiche.
Sigurd menambahkan bahwa ketiadaan hambatan teknis peralatan menjadikan ajang ini sangat inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Puncak perhelatan musim perdana di Bangkok pada Oktober mendatang diprediksi bakal mengukir sejarah baru dalam peta kompetisi kebugaran kawasan.
Editor : Aris
Artikel Terkait
