Premi Naik 53 Persen, Perusahaan Ini Perkuat Bisnis Asuransi Jiwa Kredit

Hasiholan
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit sesuai PSAK 117, Ciputra Life membukukan laba bersih Rp99,3 miliar, naik 95 persen dari Rp51 miliar pada 2024. Foto Olan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pertumbuhan bisnis Ciputra Life berlanjut pada Semester I 2026 dengan premi mencapai Rp387,6 miliar. Angka tersebut meningkat 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp253,2 miliar.

Pertumbuhan premi terjadi di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global. Kinerja tersebut terutama ditopang bisnis Asuransi Jiwa Kredit (AJK) dan Corporate Solution, serta peningkatan kerja sama dengan mitra bisnis.

Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan perusahaan akan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas portofolio dan profitabilitas.

“Pertumbuhan premi pada Semester I 2026 menunjukkan hasil yang sangat positif dengan peningkatan sebesar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Hengky, Sabtu (22/8/2026).

AJK menjadi salah satu lini utama yang menopang bisnis perusahaan. Portofolionya mencakup perlindungan untuk KPR, kredit kendaraan bermotor, kredit UMKM, kredit multiguna hingga kredit tanpa agunan. Ciputra Life saat ini bekerja sama dengan lebih dari 50 mitra bisnis dari sektor perbankan dan lembaga keuangan non-bank.

Selain premi, pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah juga meningkat. Pada Semester I 2026, nilainya mencapai Rp107,1 miliar, naik dari Rp56,7 miliar pada periode yang sama 2025.

Sementara itu, kinerja keuangan sepanjang 2025 menunjukkan penguatan. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit sesuai PSAK 117, Ciputra Life membukukan laba bersih Rp99,3 miliar, naik 95 persen dari Rp51 miliar pada 2024.

Total aset pada akhir 2025 mencapai Rp1,3 triliun, investasi Rp1,1 triliun, dan ekuitas Rp312,3 miliar. Masing-masing meningkat 29 persen, 30 persen, dan 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi permodalan, Risk Based Capital (RBC) Ciputra Life tercatat 315 persen pada akhir 2025, berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan regulator.

Perusahaan juga telah menerapkan PSAK 117 atau standar akuntansi kontrak asuransi dalam laporan keuangan 2025. Laporan tersebut telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian dan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Hengky menegaskan pertumbuhan bisnis akan tetap dibarengi dengan pengelolaan risiko dan pemenuhan kewajiban kepada nasabah secara prudent.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network