Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa kawasan Bukit Nusa Indah masuk dalam skala prioritas penanganan karena riwayat banjir yang pernah terjadi.
“Yang di sini (pernah) banjir, tadi disampaikan Bapak RW-nya. Jadi kita bangun turap di samping pedestriannya,” kata Robby saat meninjau lokasi pembangunan pada Rabu (2/9) lalu.
Secara teknis, konstruksi fisik yang digarap mencakup penurapan di dua sisi aliran air.
“Yang di sini, Bukit Nusa Indah, turapnya kiri-kanan sekitar 102 meter (masing-masing), totalnya 204 meter,” terang Robby.
Tak hanya turap, proyek ini disempurnakan dengan pembangunan pagar parapet sepanjang 90 meter serta jalur pedestrian sepanjang 204 meter yang multifungsi sebagai jalan inspeksi.
“Ada pagar parapet juga 90 meter, jadi pedestrian
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
