Di balik penampilan tertutup tersebut, ada pesan mendalam yang berulang kali ingin ia tekankan, yaitu identitas orang yang memberi bukanlah bagian terpenting dari sebuah kebaikan.
Bagi Nona Nego, perhatian publik seharusnya tertuju sepenuhnya pada manfaat yang diterima orang lain, bukan pada siapa sosok yang berdiri di balik pemberian tersebut.
Konsep aksi sosial ini dibangun dengan pesan yang senada melalui akun Instagram @nona.nego.real. Alih-alih membuka identitasnya, unggahan-unggahannya di akun Instagram @nona.nego.real justru mengajak masyarakat untuk melihat cerita dari orang-orang yang ditemui serta meneladani nilai di balik aksi berbagi tersebut.
Sikap konsisten inilah yang membuat publik semakin penasaran terhadap sosok di balik kostumnya.
Aksi membagikan uang secara acak ini mengusung konsep yang sangat sederhana tanpa perlu seremoni khusus atau cerita yang dibuat-buat. Nona Nego cukup berkeliling kota, bertemu seseorang secara acak, menyapa dan berbincang sejenak, lalu memberikan sesuatu yang diharapkan bisa membuat beban hari orang tersebut menjadi sedikit lebih ringan.
“Saya tidak ingin orang sibuk mencari siapa saya. Kalau ada yang perlu dicari, carilah siapa yang hari ini membutuhkan bantuan,” menjadi pesan utama yang sangat menggambarkan karakter Nona Nego.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
