Realisasi Belanja Tangsel Tembus Rp2,4 Triliun, OPD Konstruksi Diproyeksi Ngebut di Kuartal IV

Doni Marhendro
Kepala BKAD Kota Tangerang Selatan, Hadi Widodo/Doni Marhendro.

CIPUTAT, iNewsTangsel.id – Realisasi belanja Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga pekan terakhir September 2026 telah menembus lebih dari 50 persen. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp2,4 triliun.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Hadi Widodo, mengatakan penyerapan anggaran masih akan bergerak naik hingga penghujung 2026.

“50 persen lebih lah di minggu ini. Kalau 50 persen itu sekitar Rp2,4 triliun,” ujar Hadi usai rapat paripurna DPRD Tangsel, Sabtu (3/10/2026).

Hadi menjelaskan, masih terdapat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mencatatkan realisasi belanja relatif rendah. Mayoritas berasal dari OPD teknis yang menangani kegiatan pembangunan dan pekerjaan konstruksi.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan hal baru karena pola penyerapan anggaran pada OPD teknis konstruksi cenderung lebih rendah pada semester pertama.

“Kalau dilihat komposisi OPD yang rendah realisasinya itu kan OPD teknis konstruksi. Memang trennya begitu setiap tahun,” katanya.

Ia menyebut penyerapan anggaran pada OPD dengan kegiatan konstruksi biasanya mulai meningkat pada semester kedua, terutama ketika memasuki kuartal keempat.

“Penyerapan di OPD-OPD besar biasanya rendah di semester pertama, tapi semester kedua mulai meningkat, terutama di kuartal keempat,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, BKAD memproyeksikan realisasi belanja pada OPD teknis konstruksi dapat meningkat signifikan hingga akhir tahun.

“Di akhir tahun bisa sampai 90 persen lebih di OPD-OPD teknis konstruksi,” ujar Hadi.

Di sisi lain, proses APBD Perubahan 2026 Kota Tangsel telah memasuki tahap evaluasi di tingkat Pemerintah Provinsi Banten. Persetujuan bersama antara Pemkot Tangsel dan DPRD Tangsel disebut telah selesai.

Hadi mengatakan dokumen APBD Perubahan 2026 kini diajukan ke Pemprov Banten untuk mendapatkan hasil evaluasi.

“Persetujuan kemarin sudah. Kita sekarang sedang mengajukan tahapan untuk evaluasi ke provinsi. Mudah-mudahan pertengahan Oktober sudah ada hasil evaluasinya,” pungkasnya.

Editor : Doni Marhendro

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network